peristiwa

Dua Warga Demak Jadi Korban Tabrakan Motor dan Truk di Pasar Pecangaan Jepara

Selasa, 30 Juni 2026 | 13:32 WIB
Kepolisian Jepara, TNI, dan lainnya tengah proses evakuasi korban laka Pecangaan dari Demak, Selasa (30/6/2026). (Istimewa for Pantura Network)

PANTURA NETWORK -- Dua warga asal Kabupaten Demak mengalami luka serius akibat kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan truk di Jalan Raya Jepara-Kudus, tepatnya di depan Pasar Pecangaan, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara, Selasa (30/6/2026) pagi.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 10.45 WIB itu melibatkan sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi H 5293 AEE dan kendaraan berat Isuzu Tractor Head bernomor polisi H 8176 OW. Kedua korban diketahui merupakan warga Desa Klitih, Kecamatan Karang Tengah, Demak.

Kanit Gakkum Polres Jepara, Iptu Riyanto, menyampaikan bahwa kecelakaan dilaporkan hanya tiga menit setelah kejadian, yakni sekitar pukul 10.48 WIB.

Baca Juga: Kanit Gakkum Polres Jepara Ungkap Kronologi Laka Truk Kontainer vs Motor di Ngabul

Pengendara motor, Ahmad Dalhar (60), mengalami luka berat berupa patah tulang terbuka pada kedua kaki. Sementara pemboncengnya, Al Fatihatus Sholehah (56), menderita patah tulang pada pergelangan kaki kanan. Keduanya kini menjalani perawatan intensif di RSUD RA Kartini Jepara.

Adapun pengemudi truk, Aldo Agita (30), juga merupakan warga Kabupaten Demak dan tidak dilaporkan mengalami luka dalam kejadian tersebut.

Berdasarkan kronologi awal kepolisian, sepeda motor melaju dari arah Kudus menuju Jepara dengan kecepatan sedang. Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan diduga bergerak ke kanan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk tractor head.

Baca Juga: Gubernur Luthfi Sigap, Ikut Evakuasi Korban Kecelakaan di Simpang Gombel

Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari. Benturan terjadi di badan jalan sebelah kanan jika dilihat dari arah Kudus menuju Jepara.

Selain menyebabkan dua korban luka serius, kecelakaan ini juga menimbulkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp500.000.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan. Jalur di sekitar Pasar Pecangaan yang dikenal padat aktivitas juga menjadi perhatian dalam upaya pencegahan kecelakaan serupa.

Tags

Terkini