peristiwa

Mahasiswa Asal Jepara Ditemukan Meninggal dalam Mobil Terparkir Sebulan di Sleman

Senin, 13 April 2026 | 11:33 WIB
Penemuan jasad seorang pria di dalam mobil yang terparkir di area balai dusun, Minggu (12/4/2026) pagi. (Istimewa for Pantura Network)

PANTURA NETWORK -- Warga Padukuhan Pojok Tiyasan, Condongcatur, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria di dalam mobil yang terparkir di area balai dusun, Minggu (12/4/2026) pagi.

Korban diketahui berinisial AAB (29), seorang mahasiswa asal Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam mobil Honda Brio bernomor polisi K 1120 MT sekitar pukul 08.00 WIB.

Penemuan bermula saat sejumlah warga hendak melakukan kegiatan gotong royong di sekitar balai dusun. Salah satu saksi, Fian Rohmadi, bersama warga lainnya mencurigai sebuah mobil yang sudah lama terparkir di lokasi tersebut.

Baca Juga: Mahasiswa UNS Antusias Ikuti Kuliah Ramadan Gus Yasin tentang Kepemimpinan Nabi

"Mobil itu sudah lama tidak berpindah. Saat dicek, ternyata ada seseorang di dalamnya dalam kondisi tidak bernyawa," ujar salah satu warga di lokasi kejadian.

Informasi dari warga setempat menyebutkan, kendaraan tersebut diduga telah berada di lokasi sejak lebih dari satu bulan, atau sekitar pertengahan bulan Ramadan. Bahkan, mobil itu sudah terlihat saat pertemuan warga pada 1 April 2026 malam.

Sejumlah saksi lain yang turut mengetahui kejadian tersebut antara lain Sugeng Haryono, Suryanto, Tugiyan, serta Ketua RT setempat FX Tri Nuryanto.

Baca Juga: Ratusan Personel Amankan Laga Persijap vs Bhayangkara FC di Jepara, Meski Tanpa Penonton

Petugas dari aparat setempat, termasuk Babinsa Condongcatur, segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan warga. Proses penanganan dilakukan dengan pengamanan area dan identifikasi awal terhadap korban.

Berdasarkan data identitas, korban bernama lengkap Aushof Al Baits, lahir di Kudus pada 5 Maret 1997, berstatus pelajar/mahasiswa, dan beralamat di Desa Purwogondo, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kematian korban masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Aparat belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penyebab kematian, termasuk kemungkinan adanya unsur tindak pidana.

Baca Juga: PGN Percepat Pengembangan Jaringan Gas Rumah Tangga di DIY, Bidik 1.000 Pelanggan Baru di Sleman

Situasi di lokasi kejadian dilaporkan berlangsung aman dan kondusif, sementara warga sekitar diminta tetap tenang dan tidak berspekulasi sebelum hasil penyelidikan resmi diumumkan.

Tags

Terkini