pendidikan

Perkuat Budaya Baca, Jateng Libatkan Bunda Literasi, Bunda PAUD dan Bunda Posyandu

Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:58 WIB
Perkuat Budaya Baca, Jateng Libatkan Bunda Literasi, Bunda PAUD dan Bunda Posyandu

“Kami melihat ada beberapa hal yang memang harus bisa kita pecahkan bersama. Pertama terkait pustakawan yang memang sangat kita butuhkan. Kedua berkaitan dengan anggaran yang beberapa tahun ini mengalami penurunan signifikan,” ujarnya.

Ia mengatakan persoalan tersebut tidak hanya terjadi di Jawa Tengah, tetapi juga menjadi persoalan secara nasional. Padahal, peningkatan literasi masyarakat berkaitan erat dengan upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Esti menilai peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional. Karena itu, kebijakan untuk memperkuat perpustakaan perlu didorong secara bersama-sama, baik oleh pemerintah pusat maupun daerah.

“Yang akan kami usulkan untuk pemerintah pusat pertama soal pustakawan, kedua soal peningkatan anggaran,” katanya.

Sementara itu, Anggota Komisi X DPR RI Agung Widyanto menegaskan komitmennya untuk mengawal isu kelanjutan karir dan kesejahteraan pustakawan berbasis kompetensi bersama kementerian dan lembaga terkait.

Selain perbaikan manajerial dan anggaran, pihaknya juga merencanakan kerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk memetakan transformasi literasi.

"Kita akan lakukan kajian bersama BRIN untuk menemukan metode pergeseran minat baca dari literasi konvensional menjadi digital, supaya masyarakat tidak terserabut dari akar budaya membaca," kata Agung.

Dalam kunjungannya, Taj Yasin juga menyapa puluhan siswa TK PGRI 28 Kota Semarang yang sedang berkunjung ke Perpusda. Pada kesempatan yang sama, Gus Yasin, sapaan akrabnya juga menyempatkan diri nonton bareng film singkat berjudul "Bapak" bersama siswa SMK di ruang audio visual Perpusda Jateng.***

Halaman:

Terkini