Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, SB sempat diperiksa secara intensif oleh penyidik Kejari Jepara sejak siang.
Baca Juga: Jangan Percaya, Info Charoen Pokphand Tanam Investasi Ternak Babi
Dhini pun mengungkapkan dari hasil penyelidikan dan penyidikan, SB diduga menyalahgunakan atau mengkorupsi dana representatif.
Dana itu sedianya digunakan untuk kemajuan dan peningkatan pendapatan PDAM Jepara.
Baca Juga: Plt Direktur PDAM Jepara Zamroni Lestiaza Segera Atasi Krisis Air Bersih Desa Kedungmalang
Dhini membeberkan, setiap tahun, dana representatif dianggarkan sekitar Rp 200 juta per tahun, Selama periode 2020-2023, nilainya sebesar Rp 558.576.950, yang penggunaan dana tersebut di bawah kewenangan direksi.
Baca Juga: Tingkatkan Akses Layanan dan Kualitas Kesehatan, AXA Mandiri Gandeng Rumah Sakit EMC