Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah pun tidak berhenti sebagai seremoni. Di tengah derap upacara dan perayaan, suara seorang gadis 17 tahun menjadi jembatan antara masa lalu dan masa kini.
Dari Boyolali, lagu-lagu WR Soepratman kembali menemukan ruang untuk didengar. Melalui suara Antea, pesan itu terasa sederhana: kemerdekaan tidak hanya diwariskan melalui sejarah, tetapi juga melalui karya yang terus dijaga dan dinyanyikan oleh generasi berikutnya.***