Lonjakan Kecelakaan Lalu Lintas di Jepara 2025, Kepolisian Tekankan Edukasi

photo author
Marko Komar, Pantura Network
- Rabu, 31 Desember 2025 | 21:46 WIB
Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso pimpin pengaturan lalu lintas di jalan raya Jepara  (Ist )
Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso pimpin pengaturan lalu lintas di jalan raya Jepara (Ist )

Upaya ini sejalan dengan strategi Traffic Corps Polri secara nasional yang juga menunjukkan edukasi dan pendekatan humanis berkontribusi pada penurunan angka kecelakaan di banyak wilayah.

Baca Juga: Pompa Tenaga Surya Jadi Langkah Awal Atasi Rob di Pesisir Demak

Kepala Traffic Corps Polri, Irjen Agus Suryonugroho, menyatakan bahwa program edukasi yang terarah telah membantu menurunkan kasus kecelakaan secara nasional pada 2025, meskipun tren di tingkat lokal bisa berbeda.

Kesadaran Administratif Naik, Disiplin Berkendara Masih Kurang

Menariknya, meskipun kecelakaan meningkat, jumlah pelanggaran lalu lintas di Jepara justru menurun drastis dari 36.569 kasus pada 2024 menjadi 19.733 pada 2025. Rinciannya mencakup penurunan tilang dari 11.055 menjadi 7.190 kasus, serta teguran dari 25.541 menjadi 12.543 kasus.

Penurunan ini disebut sebagai indikator 'kesadaran administratif berkendara meningkat', misalnya patuh dengan persyaratan dokumen, namun kedisiplinan praktis di jalan masih jauh dari ideal.

Baca Juga: Jawa Tengah Siap Take Off Program Pro-Rakyat pada 2026

Perilaku seperti melanggar batas kecepatan, tidak memakai helm SNI, penggunaan ponsel saat berkendara, dan kurangnya jarak aman antar kendaraan tetap menjadi tantangan utama yang harus diatasi bersama.

Pengalaman di beberapa wilayah lain tahun 2025 juga menunjukkan pendekatan kepolisian yang menitikberatkan pada pendidikan, sosialisasi, dan penegakan aturan yang adil dapat menurunkan angka kecelakaan dan fatalitas.

Misalnya, sejumlah operasi nasional seperti Operasi Patuh 2025 berhasil menurunkan angka kecelakaan sekaligus mengurangi korban jiwa melalui pendekatan preventif dan penindakan pelanggaran lalu lintas.

Baca Juga: Ketika ESG PNM Mengubah Hidup Ibu-Ibu Pelaku Usaha Lokal

Sehingga di Jepara sendiri, sekarang, dan esok tahun 2026, program-program edukasi kepolisian diharapkan dapat mengubah pola pikir pengendara, dari sekadar patuh administratif menjadi pengendara yang disiplin, bertanggung jawab, dan sadar akan resiko berkendara di setiap situasi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Marko Komar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X