Ia pun menekan bahwa pembersihan saluran air hanya akan efektif apabila disertai dengan perencanaan tata kota yang ramah lingkungan.
Baca Juga: Adu Kreativitas HUT RI, Dukuh Gergintung Tegal Hias 54 Tumpeng
Menurutnya, penyumbatan drainase oleh sampah dan sedimen bukan satu-satunya penyebab banjir dan genangan air, terutama di wilayah perkotaan, seperti jalan KHR.Asnawi.
Baca Juga: Seru! 36 Pucang Warnai Perayaan Kemerdekaan di Kelurahan Rembul Tegal
"Penyempitan saluran, alih fungsi lahan resapan, dan pembangunan tanpa analisis dampak lingkungan yang memadai juga menjadi pemicu utama." ungkapnya.
Harry menambahkan, DPUPR Kabupaten Kudus sedang membuat sistem monitoring drainase berbasis data dan teknologi, bukan hanya mengandalkan tenaga kebersihan.
Artikel Terkait
Seru! 36 Pucang Warnai Perayaan Kemerdekaan di Kelurahan Rembul Tegal
Adu Kreativitas HUT RI, Dukuh Gergintung Tegal Hias 54 Tumpeng
Ribuan Warga Rayakan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Tengah dengan Meriah
NDX AKA Guncang Alun-alun Jepara, HUT Jateng ke-80 Meriah
Gubernur Ahmad Luthfi Dorong Pembentukan Kawasan Industri untuk Tingkatkan PAD di Jawa Tengah