Ia menekankan pentingnya penguatan pendidikan agama melalui kegiatan kokurikuler. Di Jepara, hal ini telah didukung oleh NU melalui pendidikan diniyah, madrasah, dan pesantren di sore hari setelah siswa beristirahat.
“Ini menjadi penguatan utama terhadap pendidikan agama yang ada di sekolah,” jelas Prof Mustaqim yang juga Wakil Rais Syuriah PCNU Jepara ini.
Baca Juga: Bikin Kondusif dan Ramai Merata, Begini Peran Paguyuban Pedagang Pasar Mindahan
Dengan kebijakan ini, Pemkab Jepara menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas karakter generasi muda, sekaligus mengapresiasi peran ormas dan lembaga pendidikan yang turut berkontribusi dalam pembentukan moral pelajar di Kabupaten Jepara.***
Artikel Terkait
Hidupkan Kembali Ekowisata Sekarlangit, Mahasiswa KKN Undip Tim 51 Gelar Program BERSINAR
Industri Furniture dan Perkayuan Indonesia Harus Melek Teknologi untuk Berkembang
Industri Mebel Jepara Didorong Manfaatkan Teknologi Modern untuk Perkuat Daya Saing Global
Update Demo Pemakzulan Bupati Sudewo Pati : Massa Aksi Ricuh, Tidak Ada Korban Jiwa
Berdayakan UMKM di Kaliombo, KKN UNISNU Jepara Beri Pelatihan Digital Marketing