Koalisi partai-partai pendukung Vivit-Umam terlihat sudah pecah di acara ini. Malamnya, acara Sedekah Laut bareng pendukung Harno-Hanies lebih ramai penonton.
PANTURA NETWORK -- Pada Sabtu (19/10/2024), Kecamatan Sarang menjadi pusat perhatian dengan digelarnya kampanye politik yang unik di Pesisir Pantai Desa Karangmangu.
Timses LYVU pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, Lutfi Yasin dan Cabup-Cawabup Vivit-Umam, memikat warga dengan menyelenggarakan permainan tradisional Pathol Sarang, menambah suasana kampanye yang meriah dan membangkitkan semangat kebudayaan lokal.
Acara yang dihadiri sekitar 300 penonton ini dibuka dengan sambutan dari KH. Muhamad Idror Maimun, yang mengatakan, “Alhamdulillah kegiatan ini bertepatan dengan Hari Santri. Budaya Pathol merupakan tradisi nelayan yang berasal dari ajaran Islam, sesuai dengan ajaran Rasulullah. Kami mengucapkan terima kasih kepada warga Rembang dan Sarang yang luar biasa. Hidup Lutfi-Yasin, hidup Vivit-Umam! Gus Yasin dan Gus Umam adalah produk pesantren dari Rembang dan Sarang. Dengan Pathol, kita bersatu untuk memenangkan mereka.”
Baca Juga: Kepo dengan Harno Calon Bupati Rembang? Ini Profil Lengkapnya!
Dalam sambutannya, Gus Umam, calon wakil bupati nomor urut 1, menambahkan, “Terima kasih kepada relawan LYVU yang menjaga tradisi Pathol sesuai visi misi kami. Bila kami terpilih, akan kami anggarkan kegiatan Pathol setiap tahun agar kalian tidak perlu iuran. Kami berkomitmen untuk memberikan apresiasi kepada pemkab dan berharap dukungan untuk kemenangan Vivit-Umam, khususnya di Desa Karangmangu.”
Acara dilanjutkan dengan lomba Pathol yang diikuti oleh nelayan dan masyarakat Sarang, menegaskan pentingnya budaya lokal dalam membangun semangat kebersamaan dan dukungan bagi para calon pemimpin. Acara ditutup dengan doa penutup, menandai harapan akan masa depan yang lebih baik di bawah kepemimpinan Lutfi-Yasin dan Vivit-Umam.
Vivit, cabup Rembang, tidak hadir di acara ini, memperkuat dugaan terjadinya hubungan retak dengan cawabup Umam. Rumor menyebutkan, antara Vivit-Umam sudah tidak “romantis” lagi. Fakta di lapangan menunjukkan, banner baru yang dibuat Vivit, hanya menampilkan gambar dirinya.
Baca Juga: Kontroversi Truk PDAM dan Bantuan Air Bersih, Vivit-Umam Kampanye Pakai Fasilitas Negara?
Selain itu, petugas partai dari koalisi Vivit-Umam tidak tampak dalam acara. Koalisi partai-partai yang mendukung Vivit-Umam tidak terlihat.
Sambutan Idror Maemun, terasa dipaksakan ketika mengaitkan pathol dengan budaya nelayan di tengah kepanasan, dengan pemenangan calon mereka.
Dukungan LYVU ke paslon Luthfi-Yasin sebenarnya perubahan drastis, karena sebelumnya Vivit-Umam mendukung cagub Andika Perkasa. Mengingat elektabilitas bisa turun kalau dukung Andika yang dijagokan PDI-P, akhirnya, Vivit-Umam pilih Luthfi-Yasin.
Sebelumnya, Sri Hartini, anggota DPR-RI dari Partai Gerindra menyampaikan pesan dari pusat, bahwa Prabowo Subianto hanya dukung paslon cabup Harno-Hanies. Banyak foto beredar di medsos, bagaimana Harno-Hanies berjabat erat dan bertemu berempat dengan Luthfi-Yasin.
Baca Juga: Sekolah Impian atau Ilusi Vivit? Menelusuri Kesejahteraan di SD Al Jannah
Artikel Terkait
Sekolah Impian atau Ilusi Vivit? Menelusuri Kesejahteraan di SD Al Jannah
Kontroversi Truk PDAM dan Bantuan Air Bersih, Vivit-Umam Kampanye Pakai Fasilitas Negara?
Sosok di Balik Vivit untuk Maju di Pilkada Rembang?
Kepo dengan Harno Calon Bupati Rembang? Ini Profil Lengkapnya!
Demi Keselamatan Warga, Harno Usulkan Armada Pemadam di Rembang