Selain itu, Harno menambahkan bahwa salah satu program utamanya adalah menyediakan angkutan untuk anak-anak sekolah, khususnya sekitar 80 SMP. Program ini bertujuan untuk mengurangi penggunaan sepeda motor dan potensi kecelakaan di kalangan pelajar.
Bersama Dinas Perhubungan, akan dilakukan pemetaan untuk menentukan daerah yang paling membutuhkan angkutan sekolah. “Kami akan menghitung kapasitas mobil yang diperlukan untuk mengangkut anak-anak ke sekolah dengan aman,” jelas Harno.
Baca Juga: Memahami Makna Ya Khaliq dalam Asmaul Husna
Program ini juga akan membantu mengurangi pelanggaran lalu lintas di kalangan pelajar. Dinas Perhubungan akan mengatur angkutan pulang-pergi untuk anak-anak sekolah di lingkungan terdekat, dengan tujuan menciptakan lingkungan yang lebih aman.
Acara deklarasi ini tidak hanya berjalan lancar tetapi juga memberikan harapan baru bagi para sopir bis mini di Rembang. Dengan adanya paguyuban ini, diharapkan akan tercipta kerja sama yang lebih solid antara sopir bis, pemerintah, dan masyarakat.
Kodri menambahkan, “Kami siap berkumpul setiap dua minggu sekali, baik secara langsung maupun melalui telepon atau WhatsApp, untuk memastikan koordinasi yang baik.”
Baca Juga: Menyusuri Jalan Pendidikan: Transportasi Gratis dan Harapan Baru bagi Guru di Rembang
Dengan iuran sebesar Rp10.000 per bulan, saat ini paguyuban telah mengumpulkan dana sekitar Rp1.555.000, yang diharapkan akan terus bertambah. Dana ini akan digunakan untuk mendukung kegiatan paguyuban dan membantu anggota yang membutuhkan.
Dukungan kepada Harno diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi komunitas sopir dan masyarakat Rembang pada umumnya. “Kami yakin, dengan kepemimpinan Harno, Rembang akan menjadi lebih sejahtera,” ujar salah satu anggota paguyuban.
Acara ini diakhiri dengan doa bersama, berharap agar semua rencana dan program yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat bagi semua pihak yang terlibat.
Artikel Terkait
Menyusuri Jalan Pendidikan: Transportasi Gratis dan Harapan Baru bagi Guru di Rembang
Diduga Pencitraan, Calon Bupati Nomor 01 Malah 'Terabaikan' di Maulid Rembang
Memahami Makna "Ya Khaliq" dalam Asmaul Husna
Tidak Hadir di Maulid, Ternyata Gus Idror Sedang Urus STTP Kampanye
Sendangmulyo Tetap Setia pada Paslon 02: "LYVU Championship" Hanya Hiburan Biasa