Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menegaskan Jepara Art Carnival bukan sekadar hiburan, namun juga wadah bagi pengembangan industri kreatif, fashion dan budaya lokal.
“Acara ini memang untuk mengenalkan fashion di Jepara maupun di luar Jepara. Harapannya bisa menjadi agenda rutin dan mendatangkan lebih banyak wisatawan. Tahun ini ada 56 peserta, dan ke depan kita ingin kualitas maupun kuantitasnya meningkat. Bahkan dari desa-desa di Jepara semoga lahir desainer-desainer baru yang bisa mengharumkan nama daerah,” ungkap Bupati.
Ia juga menambahkan, Jepara Art Carnival diharapkan mampu menjadi pemicu semangat pelaku industri fashion lokal untuk lebih kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap pasar.
“Dengan adanya karnaval ini, mestinya para pelaku industri fashion Jepara bisa merespons dengan baik sehingga pemasaran produk mereka semakin luas,” tambahnya.