Guna mendukung mobilitas, personel siaga juga dibekali dengan peralatan lengkap termasuk kendaraan truck crane sebanyak 395 unit, kendaraan motor sebanyak 3.318 unit, dan mobil 3.756 unit.
"Kami juga melakukan antisipasi terhadap cuaca ekstrem. Kami melakukan digitalisasi terhadap pembangkit, digitalisasi terhadap _smart transmission_, _smart distribution_ sehingga peralatan kami betul-betul siap dan kami bisa merespons dengan cepat,” paparnya.
Tidak hanya itu, PLN juga menyiagakan infrastruktur bagi pengguna kendaraan listrik yang ingin mudik atau liburan ke luar kota selama Nataru. PLN menyiapkan 2.490 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 1.745 titik strategis di seluruh tanah air.
Khusus untuk pengguna jalur trans Jawa dan trans Sumatera, PLN menyiapkan 500 SPKLU yang tersebar di 297 lokasi. Jumlah SPKLU yang disiagakan ini meningkat 8 kali lipat dari periode Nataru sebelumnya. Secara rata-rata SPKLU tersedia di setiap 23 kilometer pada setiap jalur mudik.
"Semoga perayaan Natal dan Tahun Baru ini bisa berjalan dengan hikmat, berjalan dengan lancar, tanpa ada gangguan apapun. Dan bagi yang mudik, kami ingin mengucapkan selamat jalan, hati-hati di jalan, dan bisa menikmati waktu dengan keluarga," tutup Darmawan.***
Artikel Terkait
Indonesia Jadi Penyumbang Sampah Terbesar di Dunia, Heri Pudyatmoko: Butuh Solusi Terintegrasi dan Berkelanjutan
Jateng Masuki Musim Penghujan, Heri Pudyatmoko Ingatkan Pentingnya Kewaspadaan terhadap Bencana sebagai Tanggung Jawab Bersama
Heri Pudyatmoko Tegaskan Perlindungan Anak-Anak di Sekolah dan Pesantren dari Kekerasan Seksual
Antisipasi Bencana, Bupati Semarang Dorong Kerja Sama Antarinstansi
Persiapan Jelang Natal dan Tahun Baru, PLN UIK Tanjung Jati B Perkuat Keandalan Operasi Melalui Walkdown Management