Indonesia Jadi Penyumbang Sampah Terbesar di Dunia, Heri Pudyatmoko: Butuh Solusi Terintegrasi dan Berkelanjutan

photo author
Abdul Wahhab, Pantura Network
- Senin, 9 Desember 2024 | 17:05 WIB
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko

Semarang - Sampah plastik menjadi ancaman serius bagi lingkungan global, dan Indonesia menjadi salah satu negara dengan tingkat pencemaran plastik tertinggi di dunia. Jawa Tengah, sebagai salah satu provinsi dengan tingkat populasi tinggi, menghadapi tantangan besar dalam mengelola limbah plastik yang terus meningkat.

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko menekankan pentingnya langkah strategis untuk menangani masalah ini secara terintegrasi.

“Masalah sampah plastik bukan sekadar isu lokal, melainkan tantangan global. Namun, kita di Jawa Tengah harus mengambil langkah nyata untuk memitigasi dampaknya. Ini soal kelangsungan hidup generasi mendatang,” ujar Heri.

Berdasarkan laporan Natural History Museum, lebih dari 52 juta ton sampah plastik mencemari lingkungan setiap tahun. Sebanyak 70% dari jumlah ini berasal dari 20 negara, termasuk Indonesia.

Hal ini menunjukkan bahwa volume limbah telah melampaui kapasitas pengelolaan yang tersedia, terutama di negara berkembang seperti Indonesia.

“Data ini mempertegas urgensi bagi Jawa Tengah untuk tidak hanya mengelola sampah domestik, tetapi juga berperan dalam upaya nasional mengurangi polusi plastik,” jelas Heri.

Adapun di Jawa Tengah, jumlah sampah plastik terus meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan urbanisasi. Sayangnya, kemampuan pengelolaan limbah masih belum optimal.

Heri menekankan bahwa pengelolaan sampah plastik yang efektif tidak hanya akan mengurangi dampak lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi.

“Daur ulang sampah plastik bisa menjadi sumber pendapatan baru, baik melalui produksi material daur ulang maupun energi. Ini adalah peluang yang harus kita manfaatkan,” ujarnya.

“Masalah sampah plastik adalah tantangan besar, tetapi juga peluang besar. Dengan kolaborasi dan komitmen, saya yakin kita bisa menciptakan Jawa Tengah yang lebih bersih dan berkelanjutan,” pungkasnya. [Adv-Pantura Network]

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Abdul Wahhab

Tags

Rekomendasi

Terkini

X