hiburan

Jejak Lama Muncul dari Kriyan: Panel Batu Berukir Membuka Kembali Tabir Kerajaan Kalinyamat

Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB
Temuan penelitian arkeologi untuk mengungkap jejak Kerajaan Kalinyamat (Istimewa for Pantura Network)

Kriyan kembali menjadi titik penting

Temuan artefak tersebut bukan satu-satunya alasan Kriyan kembali diperbincangkan.

Pada Juli 2026, Bupati Jepara Witiarso Utomo meninjau langsung kawasan bersejarah di Desa Kriyan.

Baca Juga: Pemkab Jepara Gunakan Karya Juara Lomba Anak 4 Tahun sebagai Desain Kaos Paskibra Welahan

Di kawasan tersebut terdapat bangunan yang dikenal masyarakat sebagai Langgar Bubrah, yang diyakini telah ada sejak masa pemerintahan Ratu Kalinyamat. Selain itu, sejumlah artefak juga dilaporkan ditemukan dalam beberapa tahun terakhir.  

Pegiat sejarah dan budaya M. Hisyam Maliki menyebut sejumlah temuan tersebar di tiga kawasan, yakni Langgar Bubrah, Sitinggil, dan Masjid Al Makmur.

Pemerintah Kabupaten Jepara pun menyatakan dukungan terhadap upaya pelestarian, sembari menunggu kajian lebih lanjut untuk memastikan usia, asal-usul, dan nilai historis benda-benda tersebut.  

Ini menjadi langkah yang penting.

Sebab benda bersejarah bukan hanya soal seberapa tua usianya. Konteks adalah segalanya. Sebuah batu berukir yang ditemukan tanpa konteks mungkin hanya menjadi benda indah.

Baca Juga: Luthfi Dorong 35 Kabupaten/Kota Hidupkan Kembali Lahan Tidur Lewat Revola

Tetapi ketika diketahui dari mana asalnya, berada di lingkungan apa, berkaitan dengan bangunan apa, menggunakan material dari mana, dan dibuat menggunakan teknik seperti apa, benda tersebut dapat berubah menjadi potongan penting untuk menyusun kembali sejarah sebuah kawasan.

Mungkin, sejarah Jepara masih berada di bawah kaki kita

Selama ini nama Ratu Kalinyamat lebih sering hadir melalui kisah tentang keberanian, kekuatan maritim Jepara, perlawanan terhadap Portugis, maupun tradisi masyarakat seperti Baratan. Padahal, jejak masa pemerintahannya juga dapat dibaca melalui benda-benda fisik yang tersisa.

Bahkan penelitian mengenai tradisi Baratan di Kriyan menunjukkan kuatnya hubungan antara masyarakat setempat dengan memori sejarah Ratu Kalinyamat. 

Baca Juga: Prabowo Resmikan Wajah Baru Stasiun Tawang, Siap Jadi Ikon Transportasi dan Wisata Sejarah

Halaman:

Tags

Terkini

Nicolas Maduro Ada Sanak Keluarga di Pulau Madura?

Selasa, 6 Januari 2026 | 14:09 WIB

Relativis

Selasa, 18 November 2025 | 10:05 WIB

Lyora : Ketika Rahim Menjadi Medan Juang dan Doa

Selasa, 12 Agustus 2025 | 22:26 WIB

Kabar Baik, Anime Dandadan Season 2 Sudah Tayang

Minggu, 6 Juli 2025 | 03:21 WIB