Kini, seiring berkembangnya usaha, paket-paket tersebut dijemput langsung dari lokasi perusahaan.
"Dari awal kami sudah menggunakan JNE. Dulu kami yang mengantar paket ke kantor cabang, sekarang justru dijemput. Itu sangat membantu operasional kami," ujarnya.
Sebagai perusahaan yang mengandalkan pemasaran digital hingga 90 persen, kecepatan dan keamanan pengiriman menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan pelanggan.
Sekitar 70 persen pengiriman Moko Garment saat ini menggunakan layanan JNE. Jaringan distribusi yang luas memungkinkan produk mereka menjangkau pelanggan hingga wilayah pelosok Indonesia.
"Customer kami banyak yang berada di daerah yang tidak mudah dijangkau. Karena itu kami memilih JNE karena jaringannya luas dan bisa menjangkau sampai pelosok," kata Rian.
Pengiriman rutin dilakukan ke berbagai daerah, mulai dari Aceh hingga Merauke.
Menurutnya, kepercayaan kepada JNE tidak hanya dibangun oleh luasnya jaringan distribusi, tetapi juga konsistensi layanan yang diberikan selama bertahun-tahun.
"Selama ini barang aman, tidak pernah hilang, tidak tertukar, dan sampai sesuai waktu yang dijanjikan. Itu yang membuat kami tetap percaya menggunakan JNE," ungkapnya.
Logistik sebagai Mitra Pertumbuhan
Branch Manager JNE Semarang, Wahyu Sangerti Alam, mengatakan pelaku usaha memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan industri logistik nasional.
Menurutnya, JNE terus memperkuat layanan untuk mendukung kebutuhan pelanggan, mulai dari UMKM, pelaku usaha daring, hingga perusahaan berskala besar.
Di wilayah Semarang, JNE didukung sekitar 600 karyawan dan lebih dari 100 armada operasional yang melayani pengiriman ke berbagai daerah. Secara nasional, volume kiriman JNE mencapai sekitar satu juta paket per hari.
"Layanan reguler masih menjadi produk yang paling banyak digunakan pelanggan karena menawarkan keseimbangan antara kecepatan pengiriman dan efisiensi biaya," kata Wahyu.
Selain layanan pengiriman, JNE juga menghadirkan layanan fulfillment yang membantu pelaku usaha mengelola penyimpanan barang, pengelolaan stok, pengemasan hingga pengiriman kepada pelanggan.
Melalui layanan tersebut, pelaku usaha dapat lebih fokus mengembangkan bisnis tanpa harus terbebani pengelolaan operasional logistik secara mandiri.