Namun, ia menekankan langkah ini memerlukan skill multitasking atau kemampuan untuk mengerjakan beberapa tugas atau aktivitas secara bersamaan dalam satu waktu, dan keluarga beserta timnya mampu melakukan itu.
Baca Juga: Suksesnya Siksorogo Ring of Lawu, 2.100 Pelari Ramaikan Event Sport Tourism di Karanganyar
Ia pun mengaku, keluarganya merasa insecure karena pernah mengalami hal buruk.
"Iya, kalau sampai ada yang tanya, kok Djarum ekspansi kanan- kiri - kanan gitu maksudnya karena serakah kah? Kamu nggak ngerti betapa insecure - nya kita, ini dasarnya karena ada insecure family tau nggak? yang pernah mengalami industri nya gone, either gone gara-gara kelapa sawit atau gone gara-gara Jepang. It's just gone, You don't know how insecure we are." ujar Victor yang diiringi tawa hadirin.
Djarum sendiri merupakan salah satu produsen rokok terbesar di Indonesia.
Seiring berjalannya waktu, Djarum Group mulai mengembangkan sayap bisnis ke sektor lain, salah satunya di sektor perbankan lewat kepemilikan 54,94 % saham di PT Bank Central Asia Tbk atau BCA.