Semarang – PT LG Electronics Indonesia (LG) memperkenalkan jajaran monitor terbarunya di awal tahun 2026 melalui kegiatan Dealer Gathering yang digelar di Semarang, Rabu (11/2). Kegiatan tahunan ini diikuti sekitar 50 mitra dealer dan toko, sekaligus menjadi ajang pelatihan produk serta pemaparan strategi penguatan bisnis monitor di wilayah Jawa Tengah.
Product Manager Business Solution Department (IT&ID) LG Electronics Indonesia, I Gede Prema Dipta Adi Sanjaya mengatakan kegiatan ini bukan sekadar pertemuan rutin, tetapi bagian dari upaya memperkuat pemahaman mitra terhadap perkembangan produk terbaru LG.
“Kami rutin menggelar dealer gathering setiap tahun. Selain mempererat hubungan dengan partner, ini juga menjadi momen untuk memperkenalkan produk terbaru di kuartal pertama agar mereka lebih siap menawarkan solusi yang tepat kepada konsumen,” ujar Prema.
Dalam forum tersebut, LG menegaskan fokus penguatan pada lini gaming melalui seri UltraGear, terutama monitor berbasis panel OLED. Salah satu model yang menjadi sorotan adalah 32GX850A dengan resolusi 4K, refresh rate hingga 330Hz (mode) dan 165Hz, serta response time 0,03ms (GtG). LG juga menghadirkan pilihan OLED dalam ukuran 27 inci, 32 inci, 34 inci hingga 45 inci.
Prema menjelaskan, teknologi OLED menjadi pembeda utama dibanding panel konvensional. “Keunggulan OLED ada pada kualitas warna dan hitam yang benar-benar pekat. Karena tidak menggunakan backlight, setiap piksel bisa menyala dan mati sendiri. Jadi saat menampilkan warna hitam, hasilnya benar-benar hitam, bukan abu-abu seperti pada panel biasa,” jelasnya.
Menurut dia, performa OLED juga unggul dari sisi kecepatan respons. “Response time OLED bisa 0,03 milidetik. Untuk gamer kompetitif, ini memberikan pengalaman bermain yang jauh lebih responsif. Bahkan pada model tertentu refresh rate-nya bisa mencapai 480Hz,” katanya.
LG juga menghadirkan pembaruan dari sisi harga agar teknologi OLED semakin terjangkau. Untuk model OLED 27 inci resolusi 2K, kini dipasarkan mulai Rp8 jutaan.
“Sebelumnya OLED 27 inci ada di kisaran Rp10 sampai Rp11 juta. Sekarang dengan Rp8 jutaan sudah bisa mendapatkan teknologi OLED tanpa ada pengurangan fitur,” ungkap Prema.
Sementara model tertinggi berukuran 45 inci dengan resolusi di atas 5K dibanderol sekitar Rp27–28 juta.
Selain OLED, LG melengkapi lini gaming dengan berbagai pilihan IPS seperti 27GX704A (QHD, 240Hz), 27G810A (4K, 180Hz), 27G610A (QHD, 200Hz), hingga 24G411A (120Hz) untuk segmen lebih terjangkau.
“Kami melihat kebutuhan gaming terus meningkat dari tahun ke tahun. Karena itu kami menyediakan opsi lengkap, dari entry level sampai premium, agar konsumen bisa memilih sesuai kebutuhan dan anggaran,” tambahnya.
Untuk profesional dan kreator konten, LG menghadirkan model 27US500A dengan resolusi 4K UHD dan cakupan warna 90% DCI-P3 yang mendukung akurasi warna tinggi, serta 27U421A dengan panel VA Curved 1500R untuk kenyamanan kerja harian. Seluruhnya dilengkapi fitur perlindungan mata seperti Reader Mode dan Flicker Safe.
“Pada model OLED, teknologi low blue light mampu menurunkan paparan cahaya biru hingga sekitar 30 persen dibanding panel konvensional. Pengguna juga bisa mengaktifkan Reader Mode agar tampilan lebih hangat seperti night mode sehingga mata lebih nyaman saat digunakan lama,” jelas Prema.
Artikel Terkait
Sampah Tak Bisa Ditunda, Ahmad Luthfi Perintahkan Aksi Nyata
Pariwisata Bergerak, Hotel dan Restoran Ikut Menggairahkan Ekonomi Jawa Tengah
Kebutuhan Rumah Masih Tinggi, Pemprov dan REI Jateng Percepat Penyediaan Hunian Layak
Weekend Big Shopping 2026 Kembali, The Park Semarang Siapkan Voucher Rp1 Juta
Backlog Rumah di Jateng Turun 274.514 Unit Sepanjang 2025