Semarang – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko menegaskan pentingnya pertumbuhan kawasan industri di Jawa Tengah yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan pengusaha dan pemerintah, tetapi juga memberdayakan masyarakat serta menjaga keselamatan lingkungan.
Menurut Pimpinan Dewan Jateng dari Fraksi Partai Gerindra itu, pembangunan kawasan industri harus berlandaskan prinsip keberlanjutan agar memberikan manfaat yang merata bagi semua pihak.
“Pembangunan kawasan industri adalah peluang besar untuk mendorong perekonomian daerah. Namun, hal ini harus dilakukan dengan mengutamakan pemberdayaan masyarakat setempat dan memastikan bahwa lingkungan tetap terlindungi,” ujar Heri.
Heri menekankan bahwa keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan kawasan industri sangat penting.
Ia menyarankan agar perusahaan yang berinvestasi di kawasan industri memberikan pelatihan dan kesempatan kerja bagi warga sekitar. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.
“Kita harus memastikan bahwa masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga menjadi pelaku utama dalam pembangunan kawasan industri. Pelatihan keterampilan dan akses pekerjaan adalah langkah konkret yang harus dilakukan,” tegasnya.
Pengawasan Dampak Lingkungan
Heri mengingatkan bahwa pertumbuhan kawasan industri sering kali menimbulkan dampak lingkungan yang signifikan jika tidak dikelola dengan baik.
Oleh karena itu, ia meminta pemerintah daerah dan perusahaan untuk memprioritaskan pengelolaan limbah yang ramah lingkungan serta melakukan penghijauan di sekitar kawasan industri.
“Keselamatan lingkungan harus menjadi prioritas utama. Perusahaan wajib mematuhi aturan pengelolaan limbah dan melakukan upaya mitigasi untuk meminimalkan dampak buruk terhadap ekosistem sekitar,” tambahnya.
Heri juga mengusulkan adanya regulasi yang lebih tegas untuk memastikan bahwa kawasan industri tidak melanggar batasan lingkungan hidup.
Ia menyebut pentingnya audit lingkungan secara berkala dan pemberian sanksi yang tegas bagi perusahaan yang melanggar aturan.
“Regulasi yang tegas dan pengawasan yang ketat adalah kunci untuk memastikan bahwa kawasan industri berjalan sesuai dengan prinsip keberlanjutan. Tidak boleh ada kompromi dalam hal ini,” katanya.
Lebih lanjut, Heri mengajak pemerintah untuk menjalin dialog dengan masyarakat sebelum dan selama proses pembangunan kawasan industri.