Menurutnya, langkah tersebut akan menciptakan ekosistem baru berupa wisata berbasis budaya.
"Ketika wisatawan datang ke Tawangmangu atau daerah wisata lainnya, mereka tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga dapat menyaksikan pertunjukan budaya yang disiapkan oleh hotel maupun pengelola destinasi. Inilah embrio ekosistem wisata budaya yang saling menguntungkan," jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, instruktur tari Sangghita Anjali menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah hadir dari berbagai daerah untuk mengikuti pelatihan.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada tim Hotel Azana, seluruh peserta, bapak, ibu, kakak, dan adik-adik yang sudah meluangkan waktu datang ke sini. Semoga kegiatan hari ini membawa keberkahan, menambah ilmu, dan menjadi pengalaman yang bermanfaat untuk ke depannya," ujarnya.
Ia berharap kolaborasi yang terjalin antara Hotel Azana dan Sanggar Greget Jawa Tengah dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh kesempatan belajar dan mencintai seni tari tradisional.***
Artikel Terkait
Menko Polkam Pastikan Penegakan Hukum Kasus Korupsi Berjalan Transparan dan Independen
Bukti Kepatuhan dan Integritas Tata Kelola Perusahaan, PGN Raih Penghargaan Indonesia Excellence Good Corporate Governance Awards 2026
Gubernur Luthfi: Pemerintahan Sukoharjo Tetap Berjalan Sambil Menunggu Penunjukan Plt
Ahmad Luthfi Ajak Purnawirawan Polri Terus Mengabdi untuk Bangsa
Banyumas dan Blora Tampil Memikat, Gelar Tari Jawa Tengah 2026 Makin Semarak