Sebagian besar pelaku seni campursari yang kami hubungi menjelaskan, mereka akan ikut membantu aparat keamanan untuk meredam aksi unjuk rasa anarkis di wilayah Kabupaten Jepara dan mengutuk keras aksi Provokasi dan Anarkis.
"Ini menandakan bahwa para pekerja seni campursari Jepara sudah cukup solid. Kita berkomitmen untuk terus memperkuat hubungan baik dengan semua selama bisa menjaga kondusifitas dan keamanan, sekaligus memperkokoh konsolidasi masyarakat, menolak provokasi dan tindakan anarkis" terang Duwok.
Ia mengimbau para pekerja seni campursari untuk menjaga situasi keamanan agar kembali kondusif, antara lain, membangun komunikasi dengan semua pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, Polri, TNI, pemuka agama, dan tokoh masyarakat.
Baca Juga: Gunakan Gas Bumi PGN, RS Kariadi Semarang Bisa Hemat Ratusan Juta Per Bulan
"Kita harus menyampaikan dengan jelas bahwa dunia usaha seni tidak bergerak dalam ranah politik, namun memiliki kepentingan besar terhadap stabilitas politik dan keamanan agar kegiatan perdagangan, investasi, dan ekonomi daerah, khususnya pertunjukan campursari tetap hidup dan berkembang," jelasnya.***