news

Kontroversi Truk PDAM dan Bantuan Air Bersih, Vivit-Umam Kampanye Pakai Fasilitas Negara?

Minggu, 27 Oktober 2024 | 06:00 WIB
Mobil pemerintah dimodifikasi jadi plat hitam, diduga untuk kampanye bantuan air bersih, beberapa waktu yang lalu (Istimewa for Pantura Network)

Dalam video tersebut dijelaskan bahwa mobil tangki tersebut menutup tulisan “Pemerintah Kabupaten Rembang” di kaca depan dengan sticker hitam. Selain itu, plat yang dipakai adalah plat palsu, berwarna hitam, agar tidak terdeteksi sebagai mobil plat merah. Sedangkan plat asli mobilnya adalah B 9573 EQ warna merah, habis masa berlakunya 03 23 (Maret 2023). Di bagian belakang mobil, tidak ada plat nomor, sengaja dilepas. Bagian belakang truk juga ada logo PDAM yang ditutup dengan plastik MMT berwarna putih. Bagian ini yang biasanya bergambar calon.

Baca Juga: Kehadiran Bangsal Psikiatri di RS. Bhina: Inovasi Kesehatan atau Sekadar Strategi?

Ketika cek nomor polisi plat hitam yang dipakai mobil tangki PDAM itu, ternyata tidak match.

Kendaraan K 9058 PD merupakan jenis kendaraan MBRG/LIGHT YRUCK BAK KAYU merk ISUZU, tipe TLD 56 / 6 BAN, tahun rakit 1993, warna KUNING berbahan bakar SOLAR dengan plat dasar HITAM/PUTIH, kepemilikan 1, terdaftar di Samsat REMBANG dengan Masa aktif pajak 25-09-2025.

Dalam penjelasan paling singkat: salah satu mobil tangki yang digunakan paslon Vivit-Umam untuk mengirimkan bantuan air, menggunakan mobil tangki milik PDAM Kabupaten Rembang, memakai plat palsu dan dengan sengaja menutup tulisan “Pemerintah Kabupaten Rembang”.

Komentar dan kecaman terhadap paslon Vivit-Umam terkait pemakaian fasilitas negara untuk kampanye politik, mengundang pertanyaan mendasar.

Apakah paslon Vivit-Umam dan timnya tidak mengerti peraturan kampanye?

Apakah paslon Vivit-Umam sengaja melanggar peraturan kampanye karena ada kedekatan dengan Bupati Rembang (Abdul Hafidz)?

Baca Juga: Harno dan Hanies: Duet Membangun Rembang Bebas Kemiskinan Ekstrem

Apa yang akan terjadi kalau pendukung Vivit-Umam tahu bahwa paslon yang mereka dukung dengan sengaja melanggar peraturan?

Bawaslu belum menindak tegas pelanggaran ini?Netizen Rembang akan menentukan sikap, bagaimana baiknya menghadapi paslon yang jelas-jelas melanggar peraturan kampanye ini. Mungkin akan semakin banyak pendukung Vivit-Umam yang kecewa dan mengalihkan dukungannya ke paslon lain setelah tahu tindakan tim Vivit-Umam ini.

Halaman:

Tags

Terkini