Pelaku Usaha Akui Jateng Ramah Investor, Ekspansi Bisnis Terus Bergulir

photo author
Muh Akhsan, Pantura Network
- Rabu, 1 Juli 2026 | 10:32 WIB
Pelaku Usaha Akui Jateng Ramah Investor, Ekspansi Bisnis Terus Bergulir
Pelaku Usaha Akui Jateng Ramah Investor, Ekspansi Bisnis Terus Bergulir

SEMARANG - Kepercayaan pelaku usaha terhadap iklim investasi di Jawa Tengah terus menguat. Kemudahan perizinan, pendampingan pemerintah hingga tahap realisasi proyek, serta komitmen menyelesaikan berbagai kendala di lapangan menjadi faktor utama yang mendorong investor memperluas bisnis. Dampaknya, ribuan lapangan kerja baru diproyeksikan segera tercipta di berbagai daerah.

Hal itu mengemuka dalam Business Dinner Gubernur Jawa Tengah bersama stakeholder perekonomian se-Jawa Tengah di Hotel Padma Semarang, Selasa (30/6/2026).

Sejumlah pelaku usaha mengaku merasakan langsung kemudahan berinvestasi di Jawa Tengah dan menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mengawal proses bisnis.

Perwakilan PT Global Dairy Bersama (GDB), Ihsan Mulia Putri, mengatakan, perusahaan memutuskan membangun peternakan sapi perah terbesar di Indonesia di Kabupaten Brebes setelah merasakan kemudahan proses investasi di Jawa Tengah.

Perusahaan tersebut akan mengembangkan peternakan dengan kapasitas sekitar 30.000 ekor sapi perah. Menurut Ihsan, seluruh proses perizinan dapat diselesaikan dengan cepat berkat fasilitasi dari pemerintah daerah.

“Kami berkomitmen untuk investasi peternakan sapi perah di Kabupaten Brebes yang akan menjadi terbesar di Indonesia dengan 30.000 sapi. Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya karena izin-izinnya sudah difasilitasi dengan lancar dan cepat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, investasi di sektor peternakan memiliki tingkat kompleksitas tinggi karena melibatkan berbagai aspek perizinan dan teknis. Namun, pendampingan Pemprov Jateng membuat seluruh tahapan dapat dilalui dengan baik.

“Padahal peternakan sapi kompleks sekali, tapi kami sangat bersyukur sudah memilih Jawa Tengah sebagai lokasi sehingga semuanya lancar. Groundbreaking akan mulai tanggal 20 Juli,” katanya.

Optimisme serupa juga datang dari sektor manufaktur. Direktur PT Bintang Indokarya Gemilang, Budiarto, menilai industri alas kaki di Jawa Tengah masih memiliki prospek yang sangat baik sehingga perusahaan berkomitmen terus melakukan ekspansi.

Menurutnya, dukungan pemerintah daerah dan ekosistem usaha yang kondusif menjadi modal penting bagi pertumbuhan industri sekaligus penciptaan lapangan kerja.

“Pabrik sepatu di Jawa Tengah sedang terus berkembang. Tadi mendengar Pak Gubernur sangat semangat membuat kita ikut semangat untuk terus mengembangkan usaha di Jawa Tengah,” kata Budiarto.

Ia menambahkan, perusahaan ingin terus memperluas investasi agar mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja di Jawa Tengah. Dukungan sektor perbankan, termasuk Bank Jateng, juga dinilai turut memperkuat pengembangan industri.

Sementara itu, Direktur Eksekutif PT Kawasan Industri Kendal (KIK), Juliani Kusumaningrum, mengungkapkan, koordinasi yang dibangun Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat berbagai kebutuhan investor, termasuk melalui Dewan Kawasan yang dipimpin langsung oleh Gubernur Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin).

“Dengan adanya dukungan dari pemerintah Jawa Tengah itu mempercepat semua proses-proses yang kita butuhkan,” katanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Muh Akhsan

Rekomendasi

Terkini

X