“Mana suaranya? Ayo lari!” teriaknya berulang kali disambut sorak sorai para pelari yang tetap bersemangat hingga finis.
Soekarno Run 2026 diikuti sekitar 7.500 peserta dari berbagai daerah dan latar belakang. Mulai dari pelari rekreasional, atlet, anak-anak, sahabat disabilitas, hingga tokoh publik. Mereka terbagi dalam empat kategori, yakni 10K, 5K Speed Run, 5K Fun Run, dan 1,1K Kids Dash.
Sejumlah tokoh nasional dan daerah juga tampak membaur bersama peserta. Di antaranya anggota DPR RI Aria Bima, Gubernur Jateng periode 2013–2023 Ganjar Pranowo, mantan Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo, Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto bersama Wakil Wali Kota Astrid Widayani, serta sejumlah kepala daerah di Jawa Tengah.
Bagi Brand Ambassador Soekarno Run 2026 sekaligus atlet para atletik nasional, Nanda Mei, yang paling berkesan bukan sekadar jumlah peserta ataupun panjang lintasan. Yang ia lihat adalah keberanian setiap orang untuk memulai langkahnya sendiri.
“Terima kasih sudah berani melangkah, berani mencoba, dan tidak pernah menyerah mengeksplorasi diri sendiri. Langkah kita hari ini membuktikan kita mampu berlari di atas kaki sendiri,” katanya.
Di penghujung acara, lintasan itu mungkin telah usai ditaklukkan. Namun, ada pesan yang terus tertinggal. Ketika Ahmad Luthfi mendorong kursi roda putranya hingga melewati garis finis, ia sedang menunjukkan bahwa inklusivitas bukan hanya kebijakan yang ditulis di atas kertas. Ia hidup dalam tindakan, tumbuh dalam kebersamaan, dan melaju bersama setiap langkah yang memberi ruang bagi semua untuk sampai di garis akhir.***