“Daycare ini untuk mendukung buruh agar bisa fokus bekerja. Anak-anak mendapatkan pengasuhan yang baik,” jelasnya.
Gubernur mewanti-wanti Daycare Tripartit Berdikari harus dilakukan profesional dan mengedepankan penanganan asah, asih, dan asuh. Harus mendidik dan mencerdaskan, menyayangi, serta membimbing untuk mencapai keharmonisan dan perkembangan optimal.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berencana memperluas program daycare ke berbagai daerah. Selain itu, sejumlah program kesejahteraan buruh juga terus diperkuat, seperti koperasi karyawan, insentif transportasi, hingga bantuan perumahan bagi pekerja berpenghasilan rendah.
Saat ini, tercatat sekitar 537 koperasi karyawan telah beroperasi di berbagai wilayah Jawa Tengah, menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau langsung dari produsen.
Ketua Yayasan Anugerah Tripartit Serasi, Sakun Adi Wiratmoko, mengatakan, daycare tersebut mampu menampung sekitar 15 anak dengan tenaga pengajar yang memadai. Operasional berlangsung Senin hingga Sabtu, pukul 06.30–17.00.
“Ke depan akan kami sesuaikan dengan kebutuhan pekerja. Tujuannya membantu persoalan waktu dan pola asuh anak,” ujarnya.***