Ning Nawal Datang Bawa Keceriaan bagi Anak-anak Pengungsi Tanah Gerak di Brebes

photo author
Muh Akhsan, Pantura Network
- Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:11 WIB
Ning Nawal Datang Bawa Keceriaan bagi Anak-anak Pengungsi Tanah Gerak di Brebes
Ning Nawal Datang Bawa Keceriaan bagi Anak-anak Pengungsi Tanah Gerak di Brebes

Brebes - Kedatangan Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah, Hj Nawal Arah Yasin, M. S.I, membuat sumringah anak-anak pengungsi korban tanah gerak di Dusun Bojongsari, Desa Sridadi, Kecamatan Sirompag, Kabupaten Brebes.

Insteri Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen itu tak sekadar berkunjung. Tetapi membawa mainan buat menghibur anak-anak yang sudah dua bulan di pengungsian.

Adalah Dika, Jasmine, David, dan puluhan teman-temannya yang mendapat mainan dari Bunda PAUD Jawa Tengah itu.

Dika dan teman-temannya, adalah anak yang menjadi bagian dari warga terdampak tanah gerak di Dusun Bojongsari, Desa Sridadi, Kecamatan Sirompag, Kabupaten Brebes. Sudah dua bulan, anak-anak ini tinggal di lokasi pengungsian, di Ponpes Bahrul Quran Al Munawwir, desa setempat.

Dika memegang erat mainan yang didapat dari Ning Nawal.

"Mobil molen," tunjuknya sembari merebahkan badan di pangkuan sang ibunda.

Sedangkan Rena dan Jasmin, yang mengambil boneka dan alat masak, langsung bermain-main bersama.

Ning Nawal, sapaan akrab Nawal Arafah Yasin, hadir mendampingi suaminya, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen, mengunjungi posko pengungsian di Bojongsari, Jumat sore, 27 Maret 2026.

Tak segan, Ning Nawal bercengkerama dengan warga perempuan pengungsi, yang mengajaknya selfie.

Posko yang menampung 533 jiwa tersebut melayani kebutuhan keseharian warga pengungsi. Baik layanan kesehatan, maupun konsumsi, serta kebutuhan MCK.

Bencana tanah gerak, telah merusak bangunan rumah warga, pada 28 Januari 2026 silam. Ratusan rumah pelan-pelan roboh, hingga mengharuskan penghuninya meninggalkan bangunan untuk dievakuasi di posko pengungsi.

Total 143 rumah milik 176 KK harus ditinggalkan, karena membahayakan untuk hunian.

Kehadiran Wagub dan istri, menjadi momen yang dirindukan warga. Kepala Desa Sridadi, Sudiryo, dalam sambutannya, menyampaikan terima kasih atas kedatangan para pemimpin daerah di posko pengungsian tersebut.

"Semoga kedatangan bapak dan ibu di lokasi pengungsian ini dapat menghibur dan mengobati rasa rindu kami," ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Muh Akhsan

Rekomendasi

Terkini

X