Pangan, Ekonomi, SDM Jadi Andalan Jateng Kawal Program Presiden

photo author
Muh Akhsan, Pantura Network
- Selasa, 3 Februari 2026 | 10:19 WIB

BOGOR - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menegaskan komitmennya mendukung penuh program prioritas Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan, swasembada pangan, dan percepatan pertumbuhan ekonomi nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Komitmen tersebut disampaikan usai Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin, 2 Februari 2026.

Rakornas diikuti 4.011 peserta yang terdiri atas unsur kementerian dan lembaga, gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota, serta Forkopimda dari seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut bertujuan menyelaraskan langkah dan kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengoptimalkan pelaksanaan program prioritas Presiden sebagaimana tertuang dalam RPJMN 2025-2029.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh kepala daerah untuk bersatu dan bekerja lebih keras dalam menghapus kemiskinan di Indonesia. Ia menegaskan bahwa tantangan tidak boleh menjadi alasan untuk menyerah.

“Saya gugah semua. Mari kita sebagai pemimpin membulatkan tekad untuk membenahi diri dan lingkungan kita, menjaga serta mengelola kekayaan alam sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden juga memaparkan sejumlah program prioritas yang telah berjalan dan akan terus ditingkatkan, di antaranya swasembada pangan, Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, Cek Kesehatan Gratis, serta program Makan Bergizi Gratis.

Gubernur Ahmad Luthfi menyatakan, arahan Presiden memberikan penguatan bagi seluruh kepala daerah untuk fokus pada program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Beliau memberikan semangat kepada kami untuk melayani masyarakat. Intinya itu,” kata Ahmad Luthfi singkat.

Senada, Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen menambahkan, kepala daerah diarahkan untuk bekerja dengan semangat bela negara dan menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama.

“Kita diarahkan untuk membela negara dan memperjuangkan kesejahteraan masyarakat. Kita bekerja lebih semangat lagi untuk merawat rakyat,” ujarnya.

Di bawah kepemimpinan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen mengintegrasikan RPJMN ke dalam RPJMD Jawa Tengah. Salah satu fokus utamanya adalah mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen serta memperkuat swasembada pangan.

Pada 2026, Pemprov Jateng menetapkan arah pembangunan sebagai provinsi lumbung pangan nasional dengan target produksi padi sebesar 10,5 juta ton gabah kering giling (GKG) dan jagung 3,7 juta ton. Strategi yang ditempuh meliputi peningkatan produktivitas, rehabilitasi irigasi, pengamanan produksi, sinergi lintas sektor, serta penguatan dukungan APBD sektor pertanian.

Di sektor ekonomi, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah pada triwulan III 2025 tercatat sebesar 5,37 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,04 persen. Ke depan, Pemprov Jateng menargetkan peningkatan pertumbuhan melalui penguatan sektor unggulan, kemandirian desa, pengendalian inflasi, ketahanan sumber daya alam dan lingkungan, serta mitigasi bencana.

Strategi tersebut turut diperkuat melalui sektor ketenagakerjaan. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Jawa Tengah pada Agustus 2025 turun menjadi 4,66 persen. Upaya lanjutan dilakukan melalui program petani milenial, peningkatan kapasitas SDM pertanian dan nelayan, hilirisasi sumber daya alam, revitalisasi balai latihan kerja, serta program upskilling, reskilling, pemagangan, dan kewirausahaan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Muh Akhsan

Rekomendasi

Terkini

X