Meliputi kelompok usaha mikro, kecil, dan menengah, kelompok perempuan berdaya, petani milenial, ekonomi kreatif, serta kelompok rentan dan disabilitas.
"Kami mempunyai program Kecamatan berdaya. Tempat di mana UMKM kita mempunyai daya saing, baik kelompok-kelompok ibu berdaya maupun adek-adek kita atau masyarakat kita yang disabilitas," katanya.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menambahkan problem UMKM adalah pemasaran, bagaimana membangun jaringan dan menjual produknya.
Dorongan dari pemerintah pusat melalui program Kumitra akan sangat strategis, agar bisa lebih mengakselerasi pelaku UMKM untuk bermitra. Selama Pemprov Jateng sudah melakukan hal tersebut.
"Setiap ada penanaman modal di DPMPTSP, selalu kita identifikasi apa yang bisa digandengkan dengan UMKM. Kita selalu minta syarat itu, termasuk juga dengan tenaga kerja," jelasnya.*