"Sebagaimana yang diatur dalam Pasal 11, ya, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, maka proses bisa dipercepat dan kemudian ini kita anggap sebagai penyelamatan dalam kondisi situasi yang sangat darurat," kata Mardiono.
Sebelumnya saat pembukaan Muktamar, sempat terjadi beberapa kerusuhan saat acara pembukaan Muktamar tersebut. Salah satunya aksi kader lempar kursi.
Berdasarkan pantauan di lapangan, momen itu terjadi saat Mardiono memberikan pernyataan ke awak media setelah acara pembukaan Muktamar selesai.
Sesaat setelahnya, beberapa kader keluar dari ballroom dengan meneriakkan "perubahan". Teriakan itu dibalas dengan kata "lanjutkan" dari pendukung Mardiono. Adu mulut pun terjadi, tampak ada kader yang melempar kursi hingga kemudian ada yang main pukul.*