“Kami tegaskan, Aipda Teguh Sulistiyo wafat pada tahun 2023 karena sakit dan Bripka Catur Budi Santoso wafat pada tahun 2024 karena sakit juga. Tidak ada hubungannya sama sekali dengan kegiatan unjuk rasa 13 Agustus 2025,” ujarnya.
Baca Juga: Industri Mebel Jepara Didorong Manfaatkan Teknologi Modern untuk Perkuat Daya Saing Global
Lebih lanjut, Kapolresta Pati menilai penyebaran informasi hoax seperti ini berpotensi memicu keresahan publik.
Baca Juga: Industri Furniture dan Perkayuan Indonesia Harus Melek Teknologi untuk Berkembang
“Berita bohong bisa menimbulkan persepsi yang keliru dan mengganggu situasi kamtibmas. Karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya,” tegasnya.
Baca Juga: Hidupkan Kembali Ekowisata Sekarlangit, Mahasiswa KKN Undip Tim 51 Gelar Program BERSINAR
Pihak kepolisian juga meminta masyarakat lebih bijak dalam menggunakan media sosial.
Artikel Terkait
Industri Furniture dan Perkayuan Indonesia Harus Melek Teknologi untuk Berkembang
Industri Mebel Jepara Didorong Manfaatkan Teknologi Modern untuk Perkuat Daya Saing Global
Update Demo Pemakzulan Bupati Sudewo Pati : Massa Aksi Ricuh, Tidak Ada Korban Jiwa
Berdayakan UMKM di Kaliombo, KKN UNISNU Jepara Beri Pelatihan Digital Marketing
Bupati Jepara Witiarso Utomo Tetap Berlakukan 6 Hari Sekolah, Ini Pertimbangannya