Ia juga menanggapi kritik publik atas pernyataannya yang sempat viral, yakni: ‘5.000 silakan, 50.000 massa silakan’.
Pernyataan itu dinilai oleh sebagian pihak sebagai bentuk tantangan terhadap masyarakat yang akan melakukan aksi protes.
“Saya sama sekali tidak bermaksud menantang rakyat. Saya hanya ingin menyampaikan harapannya demo tersebut berjalan lancar. Murni dukungan aspirasi, bukan karena ditunggangi pihak-pihak tertentu,” tegas Bupati Pati.
Baca Juga: Mensesneg Pertimbangkan Blokir Game Roblox, Pemerintah Waspadai Dampak Konten Negatif pada Anak
Sudewo pun mengakui bahwa masa awal kepemimpinannya masih penuh kekurangan.
Artikel Terkait
Bupati Jepara Witiarso Utomo Terima Laporan Nanda, Bocah Kriyan 3 Tahun Kena Kanker, Instruksikan Dinsospermasdes Gercep Lakukan Asesmen
Peternak Jepara Gelar Jambore Pangon Di Kawasan Air Terjun Songgolangit, Perkuat Komunitas dan Pengetahuan Ternak
Bupati Jepara Witiarso Utomo Apresiasi Kepedulian Dunia Usaha, Investor Serahkan Bantuan 30 Tenda untuk UMKM Jepara Naik Kelas
Bupati Pati Sudewo Penyesuaian Tarif PBB-P2, Demi Dandani Kabupaten Pati, Selama 14 Tahun Tidak Ada Penyesuaian Tarif
Bupati Pati Sudewo Tepis Tuduhan Arogan Soal Demo 50 Ribu Orang, "Saya Tidak Menantang Rakyat!"