Ia menjelaskan, informasi kegiatan disampaikan melalui berbagai saluran, baik luring maupun daring, antara lain melalui para lurah dan forum RT/RW, serta penyebaran informasi melalui media sosial agar menjangkau lebih banyak warga.
Salah satu warga Keluarahan Tirto, Nur Hikmah, mengaku senang dengan adanya program subsidi pangan ini.
“Saya beli dua kantong beras dan dua kantong minyak. Beras 5 kilogram harganya Rp55 ribu, minyak Rp14 ribu per liter. Di pasaran sekarang, beras bisa Rp15 ribu per kilogram dan minyak goreng Rp20 ribu per liter. Ini lumayan membantu buat ibu-ibu seperti saya,” ungkapnya.