Geliat Petani Muda Jawa Tengah Didukung Program Zilenial dari Ahmad Luthfi

photo author
Muh Akhsan, Pantura Network
- Minggu, 20 Juli 2025 | 15:37 WIB

Petani lain, Aspuri mengatakan, dia tengah fokus dengan pertanian padi organik, di Kecamatan Grabag-Magelang. Menurutnya, selain ramah lingkungan, keuntungan yang didapat pun cukup lumayan.

 

“Harga itu lebih bagus (organik), karena harga padi C4 dan turunannya itu di harga Rp7.000. Dan untuk beras organik, kalau untuk supermarket, kita bisa menjual di harga Rp20.000 per kilogram,” tuturnya.

 

Keunggulan pertanian padi organik, menurut Aspuri, adalah proses pembuatan pupuk dan pestisida alami, yang dibuat sendiri. Selain itu, untuk mengatasi cemaran kimia, dia menggunangan filtrasi alami dari tanaman enceng gondok.

 

Aspuri menambahkan, kini bertani menjanjikan prospek bisnis yang cerah, karena produknya pasti dibutuhkan oleh konsumen.

 

“Selama ini ada anggapan petani konvensional kurang sejahtera, karena biayanya besar. Tapi di pertanian organik, mulai dari pupuk, pestisida, dan agen hayati, bisa kita buat sendiri. Nah, itu bisa menghemat biaya,” ucapnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Muh Akhsan

Rekomendasi

Terkini

X