Sosok di Balik Vivit untuk Maju di Pilkada Rembang?

photo author
Marko Komar, Pantura Network
- Minggu, 27 Oktober 2024 | 06:30 WIB
Keramaian kampanye vivit-umam, siapa di balik mereka?, beberapa waktu yang lalu (Istimewa for Pantura Network)
Keramaian kampanye vivit-umam, siapa di balik mereka?, beberapa waktu yang lalu (Istimewa for Pantura Network)

PANTURA NETWORK -- Pada tanggal 17 Oktober 2024, Desa Lambangan Wetan di Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, menjadi latar belakang dari kegiatan kampanye unik yang diselenggarakan oleh relawan milenial pendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati, Vivit-Umam. Bertempat di gedung serbaguna desa, acara ini menarik kehadiran sekitar 100 orang yang antusias mengikuti pertemuan tatap muka terbatas tersebut.

Hadir dalam acara ini adalah pasangan calon nomor urut 01, Bu Vivit, S.Farm.Apt, Ketua PAC PPP Kecamatan Bulu Muhammad, Sutik, Koordinator Relawan Milenial Vivit-Umam Kecamatan Bulu, serta tim pemenangan dan relawan milenial dari berbagai desa sekitar.

Sutik, Koordinator Tim Pemenangan Kecamatan Bulu, menyoroti pentingnya menjaga netralitas identitas organisasi dalam politik, dengan menekankan bahwa “jangan sekali-kali membawa nama NU, Muslimat, dan Fatayat dalam pilkada.” Ia menjelaskan bahwa terdapat kesalahpahaman tentang dukungan dari Fatayat dan Muslimat, dan ia menegaskan bahwa tidak semua mendukung calon sebelah.

Baca Juga: Sekolah Impian atau Ilusi Vivit? Menelusuri Kesejahteraan di SD Al Jannah

Meskipun demikian, praktik kampanye yang terlihat, dari Tim Vivit-Umam memperlihatkan kenyataan sebaliknya. Misalnya, kampanye yang dilakukan Ni’ma Diana, istri Gus Umam, menggunakan forum pengajian muslimat NU Sarang. Selain itu, tidak jarang, perang panas di media sosial terjadi.

Sutik berharap, jika terpilih, Vivit dapat membuka lapangan kerja seluas-luasnya untuk mengatasi kemiskinan dan pengangguran, seraya mengajak masyarakat dan pemimpin bersatu untuk menjadikan Rembang lebih tangguh.

Vivit menceritakan perjalanan pencalonannya sebagai bupati yang pada awalnya tidak pernah menjadi cita-citanya, meskipun ayahnya adalah Dewan Pembina Partai Nasdem Rembang. Dukungan dari kepala desa, mantan kepala desa, Gus Idror, dan PDI desa yang terus berdatangan membuatnya mempertimbangkan untuk mencalonkan diri. “Dengan berjalannya dinamika, dan setelah saya melaksanakan sholat istikharah, hati saya mantap untuk mencalonkan diri,” ungkap Vivit, menekankan pentingnya keyakinan spiritual dalam keputusannya.

Baca Juga: Buzzer Vivit-Umam Serang Harno Pakai Fitnah Hubungan Terlarang, Begini Faktanya!

Rekomendasi dari Nasdem, yang sebelumnya mendukung pasangan lain, beralih kepada pasangan Vivit-Umam, ditambah dengan dukungan dari PKB. Vivit berharap niat baik mereka untuk membangun Rembang dapat diijabah oleh Gusti Allah.

Ia juga menyoroti kekuatan pemimpin wanita, mengambil contoh tokoh-tokoh seperti Khofifah dan Megawati, untuk menunjukkan bahwa wanita dapat memimpin dengan kompeten dan tangguh. “Pemimpin wanita banyak yang terbukti tangguh dan kompeten,” katanya.

Banyak pihak, terutama pendukung Harno-Hanies, meragukan kapasitas, pengalaman, dan kompetensi Vivit sebagai calon Bupati, apalagi para pendukungnya mencitrakan Vivit sebagai “mirip” Kartini.

Baca Juga: Kehadiran Bangsal Psikiatri di RS. Bhina: Inovasi Kesehatan atau Sekadar Strategi?

Vivit menegaskan pentingnya kemajuan bagi Bulu dan menjelaskan bahwa ia dibesarkan dalam keluarga wiraswasta yang mengajarkannya ketangguhan. “Orang tua saya mendidik saya menjadi Khoirunnas Anfauhum Linnas, agar bisa menjadi manusia yang bermanfaat bagi manusia lain,” jelasnya. Ia menyebut keberhasilan RS Bhina dalam melayani pasien dengan BPJS sebagai bukti nyata dari komitmennya kepada masyarakat.

Sehari sebelumnya, RS. Bhina Bakti Husada membuka bangsal “Kresna”, bekerja sama dengan Dinsos Provinsi Jawa Tengah, dan diduga menutupi bisnis yang merugi 1 milyar per bulan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Marko Komar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X