Tidak Hadir di Maulid, Ternyata Gus Idror Sedang Urus STTP Kampanye

photo author
Marko Komar, Pantura Network
- Jumat, 25 Oktober 2024 | 16:00 WIB
KHIDMAT : Ribuan warga masyarakat khusyuk ikuti maulid nabi di Sarang, beberapa waktu yang lalu  (Istimewa for Pantura Network)
KHIDMAT : Ribuan warga masyarakat khusyuk ikuti maulid nabi di Sarang, beberapa waktu yang lalu (Istimewa for Pantura Network)

PANTURA NETWORK -- Di Gedung KPRI Harapan, Sarang, pada 13 Oktober 2024, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh Bupati Rembang, Abdul Hafid, serta sejumlah tokoh penting. Namun, ketidakhadiran Gus Idror menimbulkan kekecewaan di kalangan peserta.

Ratusan masyarakat berkumpul untuk merayakan kelahiran Nabi Muhammad meskipun Gus Idror yang dinantikan berhalangan hadir. Acara tetap berjalan lancar, tetapi absennya Gus Idror menjadi pembicaraan utama.

Dalam sambutannya, Bupati Abdul Hafid mengajak peserta untuk mengimplementasikan nilai-nilai kasih sayang, toleransi, dan kejujuran yang diajarkan Nabi dalam kehidupan sehari-hari. Sambutan tersebut inspiratif, namun kehadiran Gus Idror yang sering memberikan wawasan mendalam tetap dirindukan.

Baca Juga: Diduga Pencitraan, Calon Bupati Nomor 01 Malah 'Terabaikan' di Maulid Rembang

Gus Idror, sosok yang selalu dinanti sebagai pembicara utama, tidak hadir karena izin dari Polres tidak disetujui. Hal ini menimbulkan kekecewaan di antara peserta yang berharap mendapatkan nasihat dari tokoh inspiratif tersebut.

Fatma, salah satu peserta, mengungkapkan kekecewaan terlukis di wajah banyak peserta yang menantikan inspirasi dari beliau (Gus Idror).

“Ketidakhadiran Gus Idror sangat disayangkan, karena beliau sering memberikan pencerahan yang mendalam," papar Fatma, Minggu (13/10/24).

Acara dimulai dengan pembacaan Al-Qur’an dan shalawat. Meski shalawat dilantunkan dengan merdu oleh para santri, banyak peserta merasa kehilangan momen ceramah dari Gus Idror.

Baca Juga: Memahami Makna Ya Khaliq dalam Asmaul Husna

Ustadz Ahmad yang menggantikan menyampaikan ceramah yang menarik, namun masih ada rasa kurang tanpa kehadiran Gus Idror. “Ceramahnya baik, tetapi saya merasa ada yang kurang,” ujar Ahmad, salah satu peserta.

Walaupun banyak yang merasa kecewa, panitia berusaha memberikan pelayanan terbaik, termasuk menyediakan makanan dan minuman bagi peserta. Di luar gedung, beberapa pedagang turut meramaikan acara dengan membuka lapak.

Bupati Abdul Hafid menutup acara dengan harapan agar peserta dapat mengambil hikmah dari peringatan ini dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Namun, kekecewaan karena ketidakhadiran Gus Idror tetap terasa.

Baca Juga: Menyusuri Jalan Pendidikan: Transportasi Gratis dan Harapan Baru bagi Guru di Rembang

Acara ini mengingatkan bahwa peringatan Maulid Nabi lebih dari sekadar seremonial, melainkan juga tentang spirit persaudaraan dan kebersamaan. Masyarakat berharap agar di acara mendatang, kehadiran semua tokoh penting dapat terpenuhi untuk memberikan inspirasi yang lebih.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Marko Komar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X