Demi Multiplayer Effect, KONI Gantungkan Harapan Olahraga ke Witiarso Utomo

photo author
Isqi Noor Hamdani, Pantura Network
- Minggu, 8 September 2024 | 12:23 WIB
Ketua KONI Jepara Syamsul Anwar bersama Tim Sukses Mas Wiwit, beberapa waktu yang lalu (Istimewa for Pantura Network)
Ketua KONI Jepara Syamsul Anwar bersama Tim Sukses Mas Wiwit, beberapa waktu yang lalu (Istimewa for Pantura Network)

JEPARA -- Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jepara, Syamsul Anwar menyoroti bahwa pemerintah belum benar-benar perhatian kepada dunia olahraga. Padahal menurutnya, olahraga memiliki multiplayer effect.

Hal tersebut, ditunjukkan dari anggaran yang diajukan sebanyak Rp 15 Miliar namun yang di-ACC hanya 7 Miliar, kurang dari separuh. Bagi Syamsul Anwar, besaran itu belum mencukupi kebutuhan pengembangan olahraga di Jepara.

"Anggaran sudah kurang, bahkan Jepara hanya memiliki 46 cabang olahraga, berbanding dengan Jawa Tengah yang memiliki 57 cabang, menunjukkan adanya ketertinggalan jauh," papar Syamsul Anwar, Jumat (6/9/24) di Jepara.

Baca Juga: Ketua PPNI Dukung Penuh Mas Wiwit untuk Jepara Sehat dan Mulus

Pihaknya juga menggaris bawahi ihwal "tata kelola dan manajemen prestasi masih menjadi tantangan utama," meskipun diakui ada sinergi yang cukup baik antara Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) dengan KONI dalam upaya pembinaan olahraga.

Disdikpora Jepara telah aktif membina siswa dari tingkat SD hingga SMA melalui berbagai ajang kejuaraan, termasuk Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) yang dijadwalkan digelar pada 4-6 November di Jepara.

"Jika sinergi ini didukung penuh oleh Pemkab Jepara, bukan hanya sekadar voli atau senam aerobik saja yang mendapat manfaat. Tapi juga wisata, pendidikan, maupun yang lainnya akan mengalami progresivitas," terang dia.

Baca Juga: Program Pak PJ Kembali! Sembako Murah Angkat Beban Belanja Warga Jepara

Senada dengan Syamsul Anwar, Bakal Calon Bupati Jepara, Witiarso Utomo juga menyatakan, orientasi wisata dan dampak ekonomi dari olahraga sangat signifikan. Sehingga ia menekankan dukungan Pemkab ke depan.

"Dukungan Pemkab dan legislatif begitu krusial, karena dapat memastikan program andalan dapat mendorong keberpihakan terhadap olahraga di daerah," ujar seseorang yang akrab disebut dengan Mas Wiwit.

Pentingnya mengakomodasi talenta lokal agar dapat bergabung dengan klub sepak bola ternama seperti Persijap dan Jepara United. "Liga tiga bisa menjadi wadah bagi talenta ini, sebagai bagian dari komitmen untuk memajukan olahraga di Jepara," tambahnya.

Baca Juga: PLN UIK Tanjung Jati B Hijaukan Pesisir Jepara dengan Ribuan Mangrove

Lebih lanjut, Witiarso menegaskan, komitmen terhadap olahraga dan sepak bola ditunjukkan dengan dukungan penuh pada pertandingan perdana yang dimulai dari posko pemenangan.

Diketahui, pemberangkatan suporter Persijap dimulai pada Minggu 8 September 2024 sekira pukul 08.00 WIB. Mereka bakal berikan dukungan pada pertandingan Persijap vs Persigal di Magelang.

Halaman:

Artikel Selanjutnya

Makna Al-Malik dalam Asmaul Husna

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Marko Komar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X