Program Pak PJ Kembali! Sembako Murah Angkat Beban Belanja Warga Jepara

photo author
Isqi Noor Hamdani, Pantura Network
- Sabtu, 7 September 2024 | 21:13 WIB
PROGRAM PAK PJ : Terlihat sejumlah warga masyarakat antusias membeli bahan pokok dengan harga murah, beberapa waktu lalu (ISTIMEWA for Pantura Network)
PROGRAM PAK PJ : Terlihat sejumlah warga masyarakat antusias membeli bahan pokok dengan harga murah, beberapa waktu lalu (ISTIMEWA for Pantura Network)

JEPARA -- Program Lapak Pangan Jumat (Pak PJ) yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Jepara kembali hadir untuk masyarakat. Inisiatif ini, yang dilaksanakan tanpa menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), rutin diadakan setiap dua pekan.

Peluncuran pertamanya berlangsung pada Jumat, 23 Agustus 2024, di Shopping Center Jepara.Pada acara kedua yang diselenggarakan pada Jumat, 6 September 2024, di lokasi yang sama, warga menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap tawaran produk pangan murah.

Kesempatan ini dimanfaatkan oleh masyarakat untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih bersahabat.

Baca Juga: PLN UIK Tanjung Jati B Hijaukan Pesisir Jepara dengan Ribuan Mangrove

Kepala DKPP, Diyar Susanto menjelaskan, produk pangan yang dijual meliputi beras, minyak goreng, dan telur dengan harga acuan eceran tertinggi. DKPP menggandeng agen dan produsen secara langsung, termasuk badan usaha milik petani dan UMKM lokal, sehingga bisa menawarkan harga yang lebih bersaing.

"Program ini merupakan inovasi unggulan daerah tanpa menggunakan anggaran pemerintah, murni swadaya dari para peserta," papar Diyar Susanto.

Diyar menambahkan, tujuan dari program ini tidak hanya menjaga kestabilan pasokan dan harga pangan, tetapi juga meningkatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok. Pak PJ juga memperkuat ekonomi lokal melalui kerja sama dengan produsen daerah.

Baca Juga: Makna Al-Quddus dalam Asmaul Husna

"Ada 9 stan yang berpartisipasi dalam acara Pak PJ ini, di antaranya Bulog, RNI, BUMP Kalingga Makmur Sejahtera, dan berbagai UMKM," ujar dia.

Kepala Bidang (Kabid) Ketahanan Pangan DKPP Jepara Aprilia Elisiawati merinci harga produk yang dijual. Misalnya, beras SPHP Bulog dijual seharga Rp11.400 per kilogram, sedangkan beras medium Rp12.400 per kilogram, lebih murah dibandingkan harga pasar.

Minyak goreng kemasan premium dibanderol Rp17 ribu per liter, sementara telur dijual Rp23 ribu per kilogram, keduanya lebih murah dari harga biasa. "Komoditas ini tersedia dalam jumlah melimpah. Beras SPHP Bulog disiapkan sebanyak 2,5 ton, beras medium satu ton, dan telur 300 kilogram," jelas Aprilia.

Baca Juga: Makna Al-Malik dalam Asmaul Husna

Dukungan masyarakat terhadap program ini sangat positif. Banyak ibu rumah tangga merasa terbantu dengan adanya Pak PJ. "Harga di sini jauh lebih murah daripada di pasar biasa, kami sangat terbantu," ungkap Chasanah, seorang pembeli dari Kelurahan Demaan.

Pemerintah Kabupaten Jepara berkomitmen melanjutkan program ini secara rutin. Pada pelaksanaan berikutnya, masyarakat dapat berpartisipasi dengan membuka stan, selama produk yang dijual terkait pangan. Pendaftaran partisipasi dapat dilakukan melalui DKPP Bidang Ketahanan Pangan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Marko Komar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X