PANTURANETWORK.COM - Debat Calon Wakil Presiden (Cawapres) 2024 selesai dilaksanakan pada Minggu (21//1).
Saat debat cawapres berlangsung, Gibran Rakabuming Raka melakukan beberapa gestur tak terduga.
Hal tersebut membuat netizen geram dan mengaitkan tentang aturan batas usia capres-cawapres.
Diketahui, Gibran melakukan gerak tubuh seperti sedang mencari sesuatu saat hendak menanggapi jawaban dari Mahfud MD.
Baca Juga: Kecewa Pencawapresan Gibran, Pengurus, Kader dan Caleg Golkar Ramai-Ramai Dukung Ganjar-Mahfud
"Saya lagi nyari-nyari jawaban Prof Mahfud. Saya lagi nyari-nyari mana ini jawabannya," kata Gibran sambil melakuakn gestur celingak-celinguk seperti sedang mencari sesuatu.
Netizen pun berkomentar bahwa hal tersebut tidak seharusnya dilakukan saat debat cawapre.
Dalam pantauan Pantura Network di unggahan @UmarSyadatHsb__ di sosial media X, beberapa netizen mengaitkan soal aturan batas usia cawapres yang tetap harus 40 tahun.
Seperti akun @AccaKoris47180 yang berkomentar jika batas usia capres cawapres tidak diubah maka tidak akan terjadi hal seperti itu.
Baca Juga: Ribuan Nelayan di Tegal Deklarasi Dukung Prabowo - Gibran di Pilpres 2024
"Makanya negara membatasi usia capres cawapres biar kejadian ini tidak terlihat kekanak-kanakan dan etika tetap terjaga," tulisnya di kolom komentar.
Akun lain juga mengomentari bahwa kelakuan yang ditunjukan Gibran saat debat adalah bukti bahwa batasan capres cawapres harus di atas 40 tahun.
"mas gibran malam ini menunjukan alasan jelas kenapa usia capres-cawapres harus di atas 40 tahun," tulis akun @TriariRiyanto2.
@TriariRiyanto2 menambahkan bahwa alasan batas usia tersebut harus 40 tahun agar yang ditampilkan adalah kedawasaan.
Artikel Terkait
Simulasikan Program Makan Siang Gratis Prabowo-Gibran, Relawan Aksi Sahabat Gibran Hanya Butuh Modal Rp 15.000 Saja Jadi Makanan Sehat dan Bergizi
Patriot Garuda Nusantara Bentuk Komando Pemenangan Prabowo-Gibran di Seluruh Wilayah Indonesia
Ibu-ibu Wajib Tahu, Program Makan Siang Gratis Prabowo Gibran Bisa Bantu Hemat Biaya Pengeluaran Capai Rp 200 Triliun Per Tahun
Kecewa Pencawapresan Gibran, Pengurus, Kader dan Caleg Golkar Ramai-Ramai Dukung Ganjar-Mahfud