Lestari Moerdijat: Bangun Kembali Kesadaran Cegah Penyebaran Covid-19

photo author
Isqi Noor Hamdani, Pantura Network
- Senin, 25 Desember 2023 | 08:15 WIB
Lestari Moerdijat: Bangun Kembali Kesadaran Cegah Penyebaran Covid-19. (Dok MPR)
Lestari Moerdijat: Bangun Kembali Kesadaran Cegah Penyebaran Covid-19. (Dok MPR)

Baca Juga: Ide Resep Minuman Dingin Dari Jeruk, Leci, dan Nanas, Cocok Untuk Cuaca Yang Akhir-Akhir Ini Sedang Panas

Menurut Syahril, bentuk-bentuk pencegahan terhadap penyakit menular yang bisa dilakukan antara lain dengan penerapan pola hidup sehat dan protokol kesehatan.

Selain itu, tambah dia, juga harus melakukan deteksi dini agar bisa menerapkan upaya pengobatan. Dengan deteksi dini, jelas Syahril, kita juga bisa mengelompokkan penyakit dalam gejala ringan, sedang dan berat.

Syaril menegaskan sarana dan prasarana kesehatan yang ada saat ini sudah dipersiapkan untuk menghadapi sejumlah kemungkinan dalam mengantisipasi potensi peningkatan jumlah kasus Covid-19.

Syahril berharap masyarakat tidak panik, tetapi tetap waspada dalam menghadapi potensi penyebaran Covid-19 pada liburan akhir tahun ini.

Ketua Satgas Covid-19 PB IDI, Erlina Burhan mengungkapkan peningkatan kasus Covid-19 kali ini bukan disebabkan penyebaran varian baru, tetapi karena aktivitas masyarakat yang meningkat dan imunitas dari vaksin yang menurun serta tingkat pemberian booster di masyarakat yang rendah.

Baca Juga: Manfaat Besar Buah Apel, Buah Yang Paling Ditakuti Oleh Para Dokter

Diakui Erlina, kebiasaan untuk menerapkan protokol kesehatan dalam keseharian juga terbilang rendah jika dibandingkan dengan di masa pandemi.

Erlina mendorong untuk mengutamakan pencegahan dalam bentuk penerapan protokol kesehatan, vaksinasi dan pola hidup bersih dan sehat. "Bila terdapat gejala batuk, demam dan pilek, segera pakai masker. Bermasker itu keren," ujarnya.

Kasubdit Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Jalan, Kemenhub RI, Rudi Irawan mengungkapkan pada masa libur Natal dan Tahun Baru kali ini peningkatan kasus Covid-19 juga menjadi isu strategis yang menjadi perhatian.

Kementerian Perhubungan, jelas Rudi, juga sudah menentukan titik-titik waspada selama libur Natal dan Tahun Baru antara lain di tempat-tempat wisata, pusat perbelanjaan dan tempat ibadah.

Sehingga, ujar Rudi, upaya antisipasi pencegahan di kawasan tujuan wisata juga akan dilakukan. Apalagi, tambah dia, pada tahun ini diperkirakan ada potensi 107,6 juta pergerakan kendaraan di Jawa dan 14,8 juta pergerakan kendaraan di kawasan Jabodetabek.

Kondisi tersebut, jelas Rudi, dipicu oleh semakin bertambahnya infrastruktur baru antara lain dalam bentuk ruas tol, moda transportasi seperti kereta cepat, LRT dan MRT.

Baca Juga: Kamu Harus Tahu, Buah Ini Yang Paling Ditakutkan Oleh Seorang Dokter

Dalam menjaga liburan yang aman dan nyaman, jelas Rudi, Pemerintah mewajibkan para pelaku perjalanan agar memastikan kondisi tubuhnya sehat dan kondisi kendaraan yang digunakan dalam kondisi prima.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Isqi Noor Hamdani

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X