Pidato ini sekaligus menjadi penegasan bahwa pemerintahannya bukan hanya berisi retorika.
“Ada yang bilang Prabowo hanya bisa pidato. Saudara-saudara, kita buktikan dengan hasil nyata,” tegasnya.
Di level internasional, Prabowo juga dijadwalkan menyampaikan pidato penting dalam Sidang Umum PBB ke-80 di New York pada 23 September 2025, menjadi pembicara ketiga setelah Presiden Brasil Lula da Silva dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.***