PanturaNetwork.Com, JAKARTA - Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo mengatakan, publik ribut ketika dirinya menyampaikan data mengenai masa depan seorang anak bakal miskin jika dilahirkan dari orangtua yang miskin pula.
Baca Juga: Semangat Efisiensi, Pemakaian Gas Bumi PGN di Kemenhan dan TNI Jalan Terus
Padahal, kata dia, itu merupakan hasil penelitian dari Badan Pusat Statistik (BPS), di mana 64,36 anak cenderung mengikuti orangtuanya yang miskin.
Baca Juga: Produk Halal, Jamu, hingga Nostalgia Layar Tancap, Meriahkan Bazar Hari Jadi ke-80 Jateng
"Ya ini kan kemarin ribut saya menyampaikan itu. Jadi begini loh. Ada data, data itu kan dari BPS, dan itu kan hasil penelitian. Bahwa ada 64,36 persen kalau orangtuanya tidak mampu atau miskin, hari depan anaknya itu cenderung ikut miskin," ujar Agus, di Pusdiklat Margaguna, Jakarta Selatan, Kamis (21/8/2025), dilansir dari kompas.
Baca Juga: UMKM Binaan Dekranasda Ramaikan Hari Jadi ke-80 Jateng, Nawal Yasin: Bukan Sekadar Pameran
Agus menuturkan, untuk mencegah hal itu, maka negara melakukan intervensi supaya anak tidak ikut miskin.
Artikel Terkait
Nawal Yasin Dorong Dekranasda se-Jateng Perkuat Pendampingan Pengrajin UMKM Lokal
Tingkatkan Nilai Tambah Produk, Sekda Jateng Tekankan Hilirisasi
UMKM Binaan Dekranasda Ramaikan Hari Jadi ke-80 Jateng, Nawal Yasin: Bukan Sekadar Pameran
Produk Halal, Jamu, hingga Nostalgia Layar Tancap, Meriahkan Bazar Hari Jadi ke-80 Jateng
Semangat Efisiensi, Pemakaian Gas Bumi PGN di Kemenhan dan TNI Jalan Terus