Loyalitas tersebut kini dinilai sebagai beban politik karena Jokowi tak lagi menjabat sebagai presiden.
Baca Juga: Wamen HAM di Jepara, Sorot Empat Poin Utama, Apa Saja?
Bahlil juga dituding menjadikan Golkar sebagai 'penopang bayangan' mantan presiden, alih-alih menyesuaikan diri dengan konstelasi baru di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Baca Juga: Wamen HAM RI Mugiyanto Sipin Dorong Mahasiswa Jepara Jadi Garda Terdepan Penegakan HAM
Tak hanya itu, sejumlah keputusan kontroversial Bahlil saat menjabat sebagai Menteri Investasi juga dianggap mencoreng citra partai.
Di antaranya adalah keterlibatan dalam skandal tambang di Raja Ampat, serta larangan pengecer menjual LPG 3 kilogram yang memicu keresahan di akar rumput.