PANTURA NETWORK -- Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah kembali menggelar forum bahtsul masail sebagai ruang intelektual untuk merespons berbagai persoalan aktual. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 20 April 2026 dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jepara sebagai tuan rumah.
Forum bahtsul masail merupakan tradisi keilmuan khas pesantren yang mengedepankan pendekatan ilmiah dalam menjawab persoalan keagamaan, baik yang bersifat baru (waqi'ah) maupun yang telah ada sebelumnya (mauquf), dengan merujuk pada literatur klasik (kitab kuning/turats).
Penunjukan Jepara sebagai tuan rumah menandai putaran kelima penyelenggaraan bahtsul masail tingkat Jawa Tengah. Sebelumnya, forum serupa telah digelar di sejumlah daerah, seperti Kudus, Wonosobo, Banyumas, dan Pekalongan.
Baca Juga: Bupati Jepara Gandeng Muhammadiyah dan NU, Perkuat Sinergi Wujudkan Jepara MULUS Pasca Idulfitri
Sekretaris PWNU Jawa Tengah, Ahmad Fathkur Rohman, menyampaikan bahwa pihaknya bersama jajaran Lembaga Bahtsul Masail (LBM) NU Jateng akan melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan lokasi dan panitia.
"Insyaallah Selasa (7/4/2026) kami akan memastikan persiapan panitia lokal," ujar Ahmad Fathkur Rohman dalam rapat koordinasi daring bersama PCNU Jepara, Minggu (5/4/2026).
Ia menambahkan, verifikasi mencakup kesiapan sarana dan prasarana, termasuk fasilitas pendukung kegiatan. Hal ini penting mengingat forum tersebut akan dihadiri perwakilan dari 36 PCNU se-Jawa Tengah serta para kiai dari unsur Syuriah dan Tanfidziyah.
Baca Juga: Tasyakuran Harlah ke 27 PKB dihadiri Bupati Jepara Witiarso Utomo dan PCNU Jepara
"Estimasi peserta sekitar 200 hingga 250 orang, terdiri dari tim PWNU dan utusan cabang," jelasnya.
Sementara itu, Ketua LBM NU Jawa Tengah, Muhammad Faeshol, menekankan pentingnya efisiensi dalam pelaksanaan kegiatan. Ia menyebutkan bahwa kerangka acuan kegiatan (Term of Reference/ToR) telah disampaikan kepada panitia lokal.
"Pembukaan diharapkan berlangsung sederhana agar jalsah bisa dimulai paling lambat pukul 09.30 WIB," kata Faeshol.
Baca Juga: Nawal Yasin Ajak Muslimat NU Wujudkan Kemandirian Ekonomi Perempuan
Ia juga mengingatkan agar penyelenggaraan forum dirancang secara efektif, termasuk penyediaan ruang transit yang memadai serta ruang khusus untuk penjualan kitab karya ulama Jawa Tengah.
Di sisi lain, panitia lokal PCNU Jepara memastikan seluruh persiapan telah dilakukan secara matang. Perwakilan panitia, Ahmad Sahil, menyebutkan bahwa berbagai kebutuhan teknis telah dipenuhi.
"Kami telah menyiapkan konsumsi, ruang sidang utama, ruang transit VIP, area parkir, hingga perangkat pendukung seperti mikrofon," ungkapnya.