KHAZANAH -- Asmaul Husna, atau 99 nama Allah yang indah, adalah salah satu aspek penting dalam Islam yang menggambarkan sifat-sifat Allah yang sempurna. Di antara nama-nama tersebut, terdapat 'Ya Salam,' yang berarti 'Yang Maha Sejahtera.'
Dalam konteks ini, 'Salam' mengacu pada perdamaian, keselamatan, dan kesejahteraan. Nama ini mencerminkan sifat Allah sebagai sumber kedamaian sejati bagi seluruh makhluk di alam semesta.
Makna dan Dalil dari al-Qur'an
Salah satu ayat yang merujuk kepada sifat Allah sebagai 'Salam' adalah dalam Surah Al-Hasyr (59:23):
Baca Juga: Inisiatif Srikandi PLN UIK Tanjung Jati B di Jepara, Komitmen Sinergi Cegah Stunting
هُوَ ٱللَّهُ ٱلَّذِى لَآ إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلْمَلِكُ ٱلْقُدُّوسُ ٱلسَّلَـٰمُ ٱلْمُؤْمِنُ ٱلْمُهَيْمِنُ ٱلْعَزِيزُ ٱلْجَبَّارُ ٱلْمُتَكَبِّرُ ۚ سُبْحَـٰنَ ٱللَّهِ عَمَّا يُشْرِكُونَ
Artinya: "Dialah Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Menjaga Keamanan, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki Segala Kebesaran. Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan."
Penjelasan
Nama 'Ya Salam' menunjukkan bahwa Allah adalah sumber dari segala bentuk kedamaian dan keselamatan. Dalam kehidupan sehari-hari, manusia sering mencari kedamaian, baik secara internal maupun eksternal.
Baca Juga: BMKG: Prediksi Cuaca Jawa Tengah, 10 September 2024
Dalam konteks internal, kedamaian batin adalah keadaan di mana hati seseorang merasa tenang dan tenteram, meskipun mungkin menghadapi berbagai tantangan dan ujian.
Secara eksternal, kedamaian bisa berarti tidak adanya konflik atau peperangan dalam masyarakat.
Allah sebagai "Salam" memberikan kedamaian kepada manusia melalui petunjuk dan ajaran-Nya yang terkandung dalam Al-Qur'an dan Sunnah Nabi Muhammad SAW.
Baca Juga: Miliki Multiplayer Effect, Partai Demokrat Yakin Jagoannya Wiwit-Hajar Bisa Bangun GOR Representatif