Jati Kerep, Ketika Karimunjawa Tak Hanya Bercerita tentang Laut

photo author
Marko Komar, Pantura Network
- Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:27 WIB
Warga Jatikerep, Karimunjawa, Jepara belum lama ini. (Istimewa for Pantura Network)
Warga Jatikerep, Karimunjawa, Jepara belum lama ini. (Istimewa for Pantura Network)

Baca Juga: Gelar Rapat Koordinasi, Menko Polkam: Pemerintah Perkuat Langkah Penanganan Karhutla di Tengah Ancaman El Nino

Tetapi perjalanan wisata yang hanya berhenti di pantai sebenarnya baru mengenal separuh Karimunjawa.

Separuh lainnya ada di dapur warga.

Ada di pasar, Ada di rumah-rumah, Ada di cerita para orang tua, Dan ada di panggung-panggung kecil tempat anak-anak belajar menari.

Cultural Food Village mencoba membawa sisi tersebut ke depan.

Ketika Makanan Tidak Sekadar Soal Rasa

Ada alasan mengapa kata food menjadi bagian penting dalam kegiatan semacam ini.

Baca Juga: Gubernur Luthfi Dorong Pengembangan Pariwisata Karimunjawa agar Tarik Lebih Banyak Wisatawan

Makanan lokal sebenarnya merupakan salah satu cara paling sederhana untuk mengenalkan sebuah tempat.

Kita mungkin lupa nama jalan yang dilewati saat berlibur. Kita mungkin lupa persis nama sebuah bukit. Tetapi rasa makanan tertentu sering kali justru tinggal lebih lama di ingatan.

Karimunjawa sendiri memiliki beragam makanan khas yang lekat dengan karakter masyarakat kepulauan. Ada pindang serani, ikan srepeh, tongseng cumi, siomay tongkol, bakso ikan ekor kuning, pepes teri hingga klepon dan es gempol.

Baca Juga: Prabowo Resmikan Wajah Baru Stasiun Tawang, Siap Jadi Ikon Transportasi dan Wisata Sejarah

Makanan-makanan tersebut tidak muncul begitu saja.

Ada laut yang menyediakan bahan, Ada nelayan yang mencari ikan, Ada ibu-ibu yang mengolahnya, Ada resep yang diwariskan.

Dan ada kebiasaan makan yang terbentuk selama bertahun-tahun.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Marko Komar

Sumber: Pemkab Jepara, Pariwisata, tradisi, karimunjawa.co.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Nicolas Maduro Ada Sanak Keluarga di Pulau Madura?

Selasa, 6 Januari 2026 | 14:09 WIB

Relativis

Selasa, 18 November 2025 | 10:05 WIB

Lyora : Ketika Rahim Menjadi Medan Juang dan Doa

Selasa, 12 Agustus 2025 | 22:26 WIB

Kabar Baik, Anime Dandadan Season 2 Sudah Tayang

Minggu, 6 Juli 2025 | 03:21 WIB
X