40 Istilah Pondok Pesantren di Kehidupan Sehari-hari

photo author
Marko Komar, Pantura Network
- Sabtu, 21 Juni 2025 | 11:30 WIB
Ilustrasi santri di pondok pesantren sedang berangkat mengaji (Istimewa for Pantura Network)
Ilustrasi santri di pondok pesantren sedang berangkat mengaji (Istimewa for Pantura Network)

18. Marhabanan: Pembacaan Shalawat

Marhabanan adalah kegiatan pembacaan shalawat yang sering dilakukan di pesantren. Kegiatan ini tidak hanya menambah pahala tetapi juga menciptakan suasana yang penuh berkah.

Baca Juga: Waka DPRD Jateng Dorong Pendidikan Kebangsaan Diintegrasikan dalam Literasi Digital Siswa

19. Ngapling: Mengantri

Ngapling adalah istilah untuk mengantri. Kegiatan ini mengajarkan santri tentang pentingnya kesabaran dan disiplin.

20. Nambal: Mengisi Kitab yang Kosong Maknanya

Nambal berarti mengisi kitab yang kosong maknanya. Proses ini penting untuk memperdalam pemahaman santri terhadap kitab yang dipelajari.

21. Badaki: Setelah Kamu

Badaki adalah ungkapan yang digunakan untuk menyatakan urutan setelah seseorang.

22. Sima: Menyimak

Sima berarti menyimak, yang merupakan keterampilan penting dalam proses belajar.

Baca Juga: Tinjau Air Terjun Songgo Langit, Bupati Jepara Witiarso Utomo Dorong Penuh Pengembangan Wisata Desa

23. Syukron: Terima Kasih

Syukron adalah ungkapan terima kasih, yang menunjukkan rasa syukur santri terhadap ilmu dan bimbingan yang diterima.

24. Afwan: Maaf

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Marko Komar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Waspada, Lima Bahaya Mengonsumsi Daging Kurban

Minggu, 27 April 2025 | 04:38 WIB

Makanan Sehat dan Bergizi: Kunci Kesehatan Optimal

Jumat, 8 Desember 2023 | 22:29 WIB
X