Ghosob berarti meminjam barang orang lain tanpa izin. Istilah ini menunjukkan pentingnya etika dan penghormatan terhadap hak milik orang lain dalam lingkungan pesantren.
12. Madin: Madrasah Diniyah
Madin adalah singkatan dari madrasah diniyah, tempat di mana santri belajar agama secara mendalam. Pendidikan di madin sangat vital dalam membekali santri dengan ilmu agama.
Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Jateng Apresiasi Langkah Pemprov Tingkatkan Pemerataan Akses Pendidikan
13. Jiping: Ngaji Kuping
Jiping adalah kegiatan ngaji yang dilakukan dengan cara mendengarkan. Proses ini membantu santri dalam memahami lafadz dan makna dari kitab yang dibaca.
14. Nderes: Mengulang-Ulang Hafalan
Nderes adalah kegiatan mengulang hafalan yang sudah dipelajari. Ini merupakan metode yang efektif untuk memastikan hafalan santri tetap kuat dan terjaga.
15. Mayoran: Makan Bersama
Mayoran adalah kegiatan makan bersama yang dilakukan oleh santri. Selain memenuhi kebutuhan nutrisi, mayoran juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan antar santri.
16. Gothakan: Kamar Tempat Tinggal Santri
Gothakan adalah istilah untuk kamar tempat tinggal santri. Kamar ini menjadi tempat peristirahatan dan belajar bagi santri.
17. Ngapsahi: Menuliskan Lafadz Setiap Kata di Dalam Kitab
Ngapsahi adalah kegiatan menuliskan lafadz dari setiap kata di dalam kitab, yang bertujuan untuk mempermudah pemahaman santri terhadap materi yang dipelajari.
Artikel Terkait
Jaga Sumber Air Merapi, Ratusan Santri Tanam Pohon
KAI Daop 4 Semarang Berikan Diskon Tiket untuk Para Santri
Ratusan Santri Dilatih Usaha Boga dan Barista
Pesantren Obah, Beri Kesempatan Santri Jateng Kuliah ke Luar Negeri
Kelewat Unik, Santri Sarang ini Pakai Vespa Sebagai Kendaraan Pengantin