ekonomi

Investasi Besar Masuk Jateng, Mega Farm Sapi Perah Siap Serap Ribuan Tenaga

Kamis, 16 April 2026 | 20:01 WIB
Investasi Besar Masuk Jateng, Mega Farm Sapi Perah Siap Serap Ribuan Tenaga

“Ini bukan sekadar peternakan, tetapi ekosistem dari hulu ke hilir,” ujarnya.

Mega farm yang akan dibangun di atas lahan seluas 710 hektare ini mengusung konsep close loop system, di mana limbah ternak diolah menjadi biogas sebagai sumber energi, dan residunya dimanfaatkan sebagai pupuk. Sistem daur ulang air juga akan diterapkan untuk efisiensi sumber daya.

Proyek ini ditargetkan memiliki populasi sekitar 28.000 sapi perah dengan produksi mencapai 180.000 ton susu per tahun. Selain itu, akan dibangun fasilitas pengolahan susu, pabrik pakan, serta kawasan perkebunan jagung untuk mendukung kebutuhan pakan ternak.

“Kontribusinya terhadap produksi nasional bisa mencapai 18 persen, dan untuk Jawa Tengah bisa meningkatkan produksi hingga dua kali lipat,” ungkap Ihsan.

Dari sisi sosial ekonomi, proyek ini diproyeksikan melibatkan sekitar 5.000 petani untuk penyediaan pakan di lahan 2.000 hektare, serta menggandeng sekitar 8.000 peternak dalam pengembangan sapi perah.

“Ini juga bentuk pemberdayaan masyarakat,” tegasnya.

Persiapan lahan akan dimulai pada Juni 2026, sementara pembangunan ditargetkan rampung pada akhir 2027. Produksi perdana (first milking) dijadwalkan berlangsung pada Desember 2027.

Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, menyambut baik investasi tersebut dan menyebutnya sebagai peluang besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Ini kebanggaan bagi kami. Investasi ini berskala nasional dan bisa menjadi solusi pengentasan kemiskinan di Brebes,” ujarnya.

Ia berharap proyek ini mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan warga, serta memperkuat sektor peternakan sebagai pilar ketahanan pangan daerah.

“Kami siap mendukung penuh sesuai kewenangan dan regulasi yang berlaku,” ungkapnya.*

Halaman:

Terkini