“Program ini memang direncanakan berjalan di bulan Ramadan. Harapannya bantuan ini bisa membantu masyarakat memenuhi kebutuhan selama menjalankan ibadah puasa hingga Lebaran,” ujarnya.
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Jawa Tengah, Sri Muniati, menambahkan bahwa alokasi bantuan pangan untuk Jawa Tengah tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Total alokasi untuk Jawa Tengah mencapai sekitar 5,07 juta keluarga penerima manfaat, meningkat dari sekitar 3 juta pada tahun 2025. Ini karena adanya perbaikan kebijakan, baik dari sisi data maupun perluasan sasaran penerima,” jelasnya.
Ia juga menyebutkan bahwa peningkatan ini dipengaruhi oleh pembaruan data dari Kementerian Sosial serta perluasan kategori desil penerima bantuan.
Dengan adanya program ini, pemerintah berharap daya beli masyarakat tetap terjaga dan kebutuhan pokok selama Ramadan hingga Idulfitri dapat terpenuhi dengan baik.***