ekonomi

D’Modifest 2026, Langkah Awal Jateng Menuju Pariwisata Ramah Muslim dan Ekonomi Halal

Sabtu, 28 Februari 2026 | 06:45 WIB
D’Modifest 2026, Langkah Awal Jateng Menuju Pariwisata Ramah Muslim dan Ekonomi Halal

Sementara itu, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Tengah, Hj.Nawal Arafah Yasin, M.S.I,memaparkan, kekuatan Jateng terletak pada skala dan ekosistemnya.

Berdasarkan data SIDT-UMKM 2025, Jawa Tengah memiliki 4,45 juta unit UMKM, terbesar ketiga di Indonesia setelah Jawa Barat dan Jawa Timur.

Jumlah UKM binaan Pemprov meningkat dari 167.391 unit pada 2020 menjadi 198.780 unit pada 2025.

“Dengan ekosistem kreatif yang kuat, Jawa Tengah optimistis menembus pasar ekspor, minimal ke negara tetangga seperti Malaysia yang menjadi salah satu pengimpor busana muslim terbesar,” ujarnya.

Capaian konkret terlihat pada ajang INACRAFT 4–8 Februari 2026 di JICC Jakarta. Sebanyak 22 stan asal Jawa Tengah mencatat total transaksi Rp820.904.550, terdiri dari ritel Rp630.334.550 dan pesanan Rp190.570.000.

Menurut isteri Wagub tersebut, capaian itu menunjukkan produk UMKM Jateng memiliki daya saing nasional dan potensi ekspor yang terbuka lebar.

D’Modifest 2026 di Atrium The Park Mall Semarang, akan berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 27 Februari hingga 1 Maret 2026.Lewat kegiatan ini, Pemprov Jateng dan Dekranasda tidak sekadar menggelar festival Ramadan, tetapi sedang membangun fondasi agar fashion muslim dan ekonomi halal benar-benar menjadi mesin pertumbuhan baru Jawa Tengah.*

Halaman:

Terkini