Semarang - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan telah melakukan pembayaran manfaat mencapai total Rp. 286.095.712.200 sepanjang tahun 2024.
Kepala BPJS Ketenegakerjaan Semarang Majapahit, Farah Diana mengatakan, jumlah penerima manfaat di tahun 2024 tersebut mencapai 40.715 peserta.
"Tahun 2024 ini kami telah menyerahkan manfaat kepada 40.715 peserta dengan nominal mencapai Rp. 286.095.712.200," kata Farah.
Ia mengatakan, peserta tersebut berasal dari empat Kecamatan di Kota Semarang, kemudian Kabupaten Demak dan Grobogan.
"Saat ini kami memiliki tenaga kerja penerima upah yang aktif yang dikelola sebanyak 174.280 orang. Sedangkan jumlah pekerja bukan penerima upah (BPU) yang aktif mencapai sebanyak 36.386 orang dan tenaga kerja jasa konstruksi (Jakon) aktif 52.663 orang," ujarnya.
Dia mengatakan, para pekerja dan masyarakat lainnya saat ini sudah sangat mudah dalam mengakses segala informasi BPJS Ketenagakerjaan melalui aplikasi JMO (Jamsostek Mobile).
Masyarkat bisa cek saldo Jaminan Hari Tua (JHT) secara online, klaim JHT, informasi pusat layanan dan media sosial BPJS Ketenagakerjaan, layanan pelaporan dan pengaduan, pelaporan kecelakaan kerja, dan informasi lainnya.
"Melalui aplikasi JMO juga bisa mengajukan pinjaman online dan pengajuan pembelian rumah," jelasnya.
Farah menyampaikan, BPJS Ketenagakerjaan bersama Pemerintah Daerah dan stakeholder terkait akan terus mendorong kesadaran menjadi anggota. Banyak keuntungan yang didapatkan masyarakat.
"BPJS Ketenagakerjaan Cabang Majapahit Semarang berkomitmen untuk terus melayani dan memberikan manfaat yang sebaik-baiknya kepada seluruh pekerja," pungkasnya.***